UTANG PEMERINTAHAN TAHUN 2018 DAN 2019 AKAN MENINGKAT

BERITA TERKINI – Dari data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa dari jumlah utang pemerintah sebesar Rp 3,67 triliun (US $ 274,23 miliar) pada bulan April, Rp 810 triliun akan jatuh pada 2018 dan 2019.

Rekaman Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Manajemen Risiko mengungkapkan bahwa Rp 390 triliun akan jatuh tempo pada 2018 dan Rp 420 triliun pada 2019.

“Anggaran negara bersifat ekspansif. Jadi kita AGEN DOMINO bisa mengembangkan infrastruktur, membiayai perlindungan sosial dan melakukan transfer ke daerah, dll, “kata kepala kebijakan fiskal Kementerian Pariwisata, Suahasil Nazara, di Jakarta, Senin, seperti dilansir kompas.com.

Ketika Presiden Joko “Jokowi” Widodo mulai menjabat pada tahun 2014, utang pemerintah adalah Rp 2,60 miliar, yang berarti bahwa selama tiga tahun jabatannya, hutang pemerintah meningkat sebesar Rp 1,07 triliun.

Bagaimanapun, berpendapat bahwa total utang pemerintah hanya 28 persen dari produk domestik bruto (PDB), jauh lebih kecil dari 60 persen yang diizinkan oleh undang-undang. “Angka itu juga jauh lebih kecil dari utang negara tetangga,” tambahnya.

Pemerintah terpaksa mencari pinjaman untuk menutupi defisit anggaran negara karena penerimaan negara selalu kurang dari belanja negara. Tahun ini, defisit diperkirakan mencapai 2,6 persen dari total APBN sebesar Rp 2 kuadriliun.

Dari hasil itu mengatakan bahwa pemerintah akan mempertahankan defisit anggaran negara kurang dari 3 persen sebagaimana disyaratkan oleh Undang-undang Keuangan Negara. AGEN QQ

Leave a Reply