CERITA DEWASA – DI AJARI BERCINTA OLEH ANAK KOST SENDIRI

CERITA DEWASA, Vipqiuqiu99 – Saat itu, aku baru mendapatkan kerjaku di kota Jakarta sehingga untuk mendapatkan rumah dalam waktu dekat tidak mungkin aku lakukan karena terus terang, aku belum mendapatkan tabungan yang cukup untuk membeli rumah. Akhirnya aku mendapatkan tempat kost. Pemilik kost mempunyai cucu perempuan, saat itu masih berada dibawah bangku SMP, sebut saja namanya Bella. Bella adalah orang yang mengasikkan, walaupun dia masih dibangku SMP, Bella memiliki bentuk tubuh montok.

AGEN DOMINO – Sebelumnya kenalkan namaku Hendra, 30 tahun seorang karyawan di salah satu perusahaan di Jakarta Surabaya. Singkat cerita, tanpa terasa 2 tahun telah berlalu, aku orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan. Dan karakter aku itu membuat Bella semakin hari semakin manja dengan aku. Sampai suatu hari aku beranikan diri untuk mencium bibirnya. Diluar dugaanku, Bella membalas dengan sigapnya. Sampai akhirnya hal ciuman aku dan Bella menjadi kegiatan rutin. Setiap berciuman, tanganku bandel juga tidak lupa menyelinap di balik CD nya dan sedikit menggesek-gesekan jari telunjukku di ujung clitorisnya. Dan walaupun aku hanya menggesekkan adik kecilku tetapi setiap aktivitas itu, aku selalu mencapai klimaks.

Sampai akhirnya aku harus keluar dari kost an dan Bella harus kuliah di kota hujan, Bandung. Setelah sekian tahun lamanya aku tidak mendengar kabar tentang Bella, di tahun 2003 aku iseng menelepon Bella di rumahnya dan alhasil dari obrolan di telepon itu, aku mendapatkan nomor teleponnya di Bandung. Akhirnya kita berdua saling kontak via telepon, walaupun aku sudah berstatus gak bujang lagi, tetapi dia tetap saja bilang kalau masih sayang sama aku.

AGEN QQ – Sampai akhirnya kita janjian untuk ketemu saat dia week end, karena setiap hari itu Bella rajin pulang ke Jakarta. Pucuk ditunggu ulam pun tiba, dengan perasaan deg-degan akhirnya aku bertemu dengan sosok Bella yang dulu masih centil, sekarang tumbuh menjadi gadis yang sexy dengan ukuran bra 34. Wooow, semakin menelan ludah setiap melihat tubuhnya yang sexy. “Mas Hendra, gimana kabarnya,” tanya Bella merusak pikiranku yang jorok. “Eee.. baik, bagaimana dengan kamu?” jawabku gugup. Kita berdua bercerita panjang lebar setelah sekaian lama nggak ketemu, Sampai akhirnya aku harus antar dia balik ke rumahnya di Jakarta. “Bel, kamu sudah punya pacar..?” tanyaku. “Lagi blank nih Mas.. ” jawab Bella tangkas “Oo ya, kamu masih ingat gak saat aku ajarin kamu berciuman dulu?” godaku. “Ihh, Mas Hendra bandel ya,” sambil mencubit lenganku. “Aow..,” aku meringis kesakitan. “Kamu mau gak kalau aku terusin pelajarannya,” tanyaku sekali lagi. “Mau aja asal Mas yang ajarin,” jawaban Bella membuat aku merinding.

Baca juga : MENIKMATI MISS V TANTE MAY DAN ANAK PERAWAN

Setelah kita bercerita dan bercanda panjang lebar, akhirnya aku menawarkan diri untuk ketemu minggu depannya lagi. “Bella, minggu depan ketemu lagi yuk,” ajakku. “Boleh deh Mas..,” jawab Bella dengan ceria. “Tapi nginap ya di hotel?” godaku. “Lho ngapain?” Bella balas bertanya. “Katanya mau lanjutin pelajarannya..” aku mencoba memancing . “Nakaall ya Mas Hendra.” Tanpa terasa akhirnya Bella harus turun di dekat rumahnya. “Makasih ya Mas, sampai ketemu minggu depan,” sambil pamit Bella mengecup pipiku. Alamaaaak, darah mudaku bergejolak menerima sentuhan bibirnya yang mungil. Aku perhatikan lenggak-lenggok pinggulnya meninggalkan mobil sembari aku membayangkan seandainya aku bisa menikmati tubuh kamu Bella, aduuu…h betapa bahagainya diriku. DOMINO ONLINE

Satu minggu gak terasa, sampailah aku ketemu dengan Bella. Kali ini, aku sudah booking hotel berbintang di pinggiran kota untuk satu malam. Tepat pukul 16.00, sepulang kantor aku bergegas mengemasi pekerjaan aku dan datang ke tempat yang sudah di sepakati bersama. Bulu kudukku merinding saat dia memasuki mobilku, parfumnya harum langsung menggugah saraf kelaki-lakianku.

Tanpa pikir panjang, aku menuju hotel yang sudah aku booking sehari sebelumnya. Jujur saja, buat Bella ini adalah hal yang pertama masuk di hotel, sehingga dia sedikit kaku untuk lingkungan yang ada. Setelah chek ni, aku bergegas menuju lift untuk langsung ke kamar. “Mas, aku mau mandi dulu ya..?” pinta Bella. “Oke silahkan, apa mau aku mandiin,” godaku. “gak ah, nakal Mas Hendra nih..” sambil menjawab seperti itu, Bella bergegas menuju kamar mandi, dengan dibalut sehelai handuk, Bella berjalan gontai menuju kamar mandi.

Mataku benar-benar tidak bisa berkedip melihat pemandangan tubuh Bella yang benar-benar menggairahkan. Pikiranku melayang saat membayangkan kemolekan tubuhnya. 15 menit berikutnya Bella keluar dari kamar mandi dengan menggunakan gaun tidur yang tipis, sehingga membuat darah sex aku naik ke ubun-ubun. Akan tetapi aku berusaha mengendalikan gejolak nafsuku di depan Bella karena memang di depan dia, aku adalah figur seorang kakak yang baik. JUDI ONLINE

“O ya Bella, kamu mau makan apa sekalian pesannya,” tanyaku untuk menutupi aura sex ku. “Terserah Mas deh,” jawabnya. Singkat cerita, waktu sudah menunjukkan pukul 20.05 menit dan tanpa terasa kami sudah bercerita panjang lebar, untuk sekedar melepas kangen. Kita berdua bercengkrama, bercanda cerita tentang apapun, sampai akhirnya.. “Bel, kamu serius mau lanjutin pelajarannya,” tanyaku serius. “Hee… eh Mas Hendra,” jawabnya. “Bella..” aku tidak meneruskan pertanyaanku karena dengan cepat aku langsung menyerbu bibir Bella yang mungil.

“Mas..”Bella mendesah sambil memeluk badanku erat, tangannya yang bandel mulai meraba daerah sensitifku, sesekali memainkan rambutku. Bella mengelus adek kecilku sehingga membuat aku terangsang hebat. Lidah Bella yang nakal, sesekali mengimbangi lidahku yag menjelajah seluruh bibirnya. Jemariku mulai bergerilya untuk melepas pengait BH Bella. Pengait BH nya terlepas, “Mas.. kamu memang guru yang baik,” sambil aku benamkan dalam-dalam wajahku dalam belahan payudaranya yang montok. Sekitar 15 aku bercumbu dengan Bella, aku semakin penasaran dengan apa yang ada dibalik CD nya.

Dengan perlahan aku mulai berusaha membuka CD yang dikenakan oleh Bella dan aku sangat mudah membukanya karena Bella berusaha mengangkat pantatnya sehingga memudahkan aku untuk membuka CD nya. Alamaaak! bulu yang tumbuh masih halus sekali dan baunya wow.. ranum sekali segar, tanpa berpikir panjang aku segera membuka kedua pahanya dan mengunci dengan lenganku sehingga vagina Bella yang masih merah terpampang jelas didepan mataku. Dengan usapan halus, lidahku yang bandel mulai menjelajahi setiap permukaan vagina Bella. “Oh.. Mas Hendra.. asyik sekali Mas.. uuughh.. aaargh,” rintih Bella saat lidahku mulai nakal menguak lubang surganya. Tubuh Bella seperti cacing kepanasan menerima setiapa jilatan lidahku, hisapan lidahku dan sesekali mengangkat pantatnya saat lidahku masuk dalam-dalam lubang vaginanya. Sesekali tangannya meremas rambutku yang sedikit gondrong, dan hal itu membuat gairahku semakin naik.

QQ ONLINE – “Mas Hendra.. enak sekali Mas.. oh.. kenapa gak dulu-dulu Mas,” rengek Bella sambil melihat lidahku sedang mengerjai vaginanya. Clitorisnya yang semakin membesar memudahkanku untuk membuat Bella melayang. Ternyata Bella tipe orang yang mudah orgasme terbukti 15 menit pertama dia mengerang sambil menaik turunkan pantatnya. “Mas.. Mas Dandy, Endah kebelet pipis Mas.. aduh,” rintih Enda. “Pipis aja sayang di mulut Mas..” jawabku. “Mas.. aduh.. Endah nggak kuat..” Endah menjerit lirih sambil menggapitkan kedua pahanya di kepalaku. Dengan cekatan aku langsung membuka lebar mulutku dan cairan yang keluar begitu banyak sehingga aku merasakan minum air putih. “Aduh Mas Hendra.. sudah sayang..uuuh.. nikmat sekali Mas, kamu memang pandai dalam bercinta aakhh..” kata Bella.

Aku tidak mendengar kan rintihannya, karena aku berkonsentrasi untuk ronde selanjutnya karena aku ingin Bella merasakan nikmatnya bercinta dengan aku. Setelah cairan yang keluar aku berihkan dengan cara aku jilatin, Bella kembali terangsang saat clitorisnya aku gesek dengan batang kemaluanku. “Wow.. panjang sekali Mas Hendra.. aku suka banget.” bella mulai menjilati dan mengulum batang kemaluanku, sepertinya dia sangat pandai mengoral cowok. “Aakhh.. Bella .. kamu pinter tuh,” erangku. Bella tidak menjawab pujianku, dia semakin lahap menelan dan mengulum serta meghisap penisku, aku merem melek setiap penisku masuk dalam mulutnya.

Dasar aku, dengan kecepatan yang tidak diduga, aku langsung meraih selangkangan Bella sehingga posisi kamu menjadi 69. Kita berdua saling membuat rangsangan pada daerah-daerah yang sensitif. Tidak selang berapa lama, “Mmm, Mas Hendra.. aku.. pipis lagi.. oh..” Bella menggelepar kedua kalinya menerima serangan lidahku dan aku tidak tinggal diam, segera aku membalikan tubuh Bella dihadapanku dan, “Bella kamu masih virgin?” tanyaku. “Mungkin sudah tidak Mas,?” jawab Bella. Aku sedikit kaget sembari bertanya, “Siapa yang lakukan pertama?” “Aku pernah jatuh Mas, terus ngeluarin darah.” Sambil membisikna kata mesra, aku berusaha mencari lubang untuk adik kecilku yang sudah mulai menegang 7 kali lipat dari biasanya. Dengan bantuan sisa cairan yang masih ada di sekitar vagina Bella, penisku mulai mencari lubangnya dan bless.

“Mas Hendra.. enak sekali sayang.” Bella membantu mempermudah aku untuk memasukan penisku, sambil mendekap tubuhku, dia mulai memutar pinggulnya, sehingga penisku terasa ada yang memijit. “Ooh.. Mas Hendra, kenapa tidak dari dulu kau berikan kenikmatan ini padaku..” Bella menerima sodokan penisku. “Creek crekk crek” penisku keluar masuk dalam lubang vaginanya yang sudah mulai becek dan basah kuyup. “Mas.. Bella, pipis lagi.. aaaahh..” Bella menjerit panjang saat orgasme yang ketiga diraihnya.

JUDI DOMINO – Aku sudah tidak mempedulikan keadaan dia yang masih lemas setelah 3 kali orgasme, aku langsung membalik tubuh Bella sehingga posisi Bella sekarang seperti doggi style. Dengan leluasa aku bisa mengentot Bella dari belakang dengan keringat bercucuran. “Mas.. kamu memang jago.. ooh.. uughh..” Bella merintih saat penisku masuk semua sampai pangkal batang kemaluanku. Tangannya yang halus hanya bisa mencengkeran seprei hotel saat menahan kenikmatan yang aku berikan. Pikiranku hanya satu, aku harus bisa memberikan kepuasan yang abadi untuk Bella, sehingga kalau dia butuh lagi pasti mencariku.

Hubungan itu terjadi 45 menit, ntah berapa kali sudah Bella orgasme. Sampai akhirnya aku sendiri sudah merasakan klimaks sudah di ubun-ubun. “Bella.. Mas mau keluar ni..,” rintihku. “Iya Mas, jangan dikeluarin didalam ya Mas..,” pinta Bella. “Iyaa.. sayang.. du, tubuh kamu benar-benar montok sayang.. uughh.” Aku merintih saat dia mulai meggoyang untuk ke sekian kalinya, gila gadis muda yang dulu aku kenal masih lugu, sekarang sudah menjadi pasanganku untuk bercinta. “Bella…. ohh Mas keluar..,” secepat kilat aku mencabut penisku dan mengarahkan ke mulut Bella.

“Aowww..” spermaku muncrat diwajah Bella. Bella menjilati penisku dengn lahap sampai tidak tesisa sedikitpun spermaku yang keluar. “Mas, kamu memang pintar sampai aku 9 kali orgasme, Mas Hendra baru sekali.. kamu hebat Mas,” cerita Endah. “Kamu suka sayang,” tanyaku. “Suka banget, kamu maukan selalu berikan kenikmatan itu untukku?” balas Endah bertanya. “Iya sayang, aku janji memberikan kenikmatan itu.” Bella memelukku dan membimbing aku untuk ke kamar mandi, dan dalam kamar mandipun aku juga melakukan lagi

sampai pukul 3 dini hari. Sangat romantis bercinta dengan mantan anak ibu kost, karena dia juga baru pertama ini mengalami orgasme yang luar biasa dan sampai sekarang aku masih kontak-kontak sama dia, tepatnya saat dia butuh, aku segera atur jadwalku. SAKONG

Leave a Reply