CERITA DEWASA – WOW.. MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM DI WARNET

CERITA DEWASA, VIPQIUQIU99 – Saya memiliki wajah yang biasa, tidak terlalu ganteng dengan berat badan 50 kg dan tinggi 162 cm dan umur 33 tahun. Ya, tergolong masih muda la. Dan saya pernah kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta mengambil jurusan Komputer. Tetapi sampai sekarang, saya belum mendapatkan pekerjaan. Sehari hari kerjaan saya hanya sebagai free tour guide atau pengantar turis domestik bebas artinya tidak tetap mengantar turis nusantara karena kalau ada antaran baru bekerja.

AGEN DOMINO – Dua bulan yang lalu, saya kedatangan tante saya bernama tante Ria bersama anaknya, Dhea. Tante Ria adalah adik ibu saya yang kedua. Ia datang ke sini untuk menghadiri seminar mewakili perusahaanya sekalian untuk berlibur selama 14 hari bersama anaknya, Dhea. Dhea berusia sekitar 20 tahun dengan tinggi badan 169 cm serta berat 53 kg. Dhea memiliki warna tubuh yang putih seperti mamanya.

“Oh ya Dhea, kita mau kemana?”
“Saya mau kirim email Mas”
“Beres, saya jemput jam 08.05 ya, kita ke rental internet di Mataram”

Pagi itu, Dhea mengenakan kemeja lengan pendek dengan rok span diatas lutut berwarna cream yang membuat tubuhnya terlihat seksi. Kemeja itu membalut payudaranya dengan ketat. Kapan saya mendapat kesempatan untuk menikmati tubuhnya.. Aaaah itu mustahil. Tapi kesempatan itu datang tiba-tiba di rental internet favorit saya.

“Heeei.. Mas Anto ngelamun ja, kita sudah sampai nih.”
“Ooh.. Yaa” jawab saya tergagap-gagap.

Saya arahkan Dhea untuk mengambil tempat di sudut internet, siapa tahu ada kesempatan hee.. He.. Karena di sudut tidak terlalu lebar dan biasanya kalau pagi sampai jam 11.15 masih sepi jadi kami duduk bisa berdekatan, saya mencium aroma wangi parfum Dhea.

“Mas tolong ambilkan disket saya yang jatuh”
“Mana Dhea..”
“Itu tuh dekat kakinya meja” jawab Dhea sambil mengetik.

Kemudian saya berjongkok untuk mencari disket, nah disketnya ketemu. Tetapi yang menarik saya bukan di disketnya tapi kaki Dhea begitu mulus, terus lebih ke atas pahanya kelihatan separuh karena roknya pendek. Saya menarik nafas dalam-dalam, kin penis saya mulai bangun nih, buat celana saya sesak. AGEN QQ

“Mas sudah ketemu disketnya?”
“Belum..” jawab saya spontan, padahal disket sudah di tangan, sambil menikmati paha indah.

Tiba-tiba Dhea menggeseer kakinya, mungkin karena capek. Tapi membuat saya berdebar-debar, rok Dhea yang tadi hanya kelihatan setengah paha menjadi terlihat celana dalamnya yang berwarna pink bergambar pita, sungguh pemandangan yang indah.

“Ketemu Mas..”
“Sudah nih” jawab saya karena penisku sudah gak tahan.
“Gimana Dhea”
“Tinggal dikit lagi kok Mas”

Saya bergeser lebih dekat sambil tangan kiri saya merangkul bahunya sebelah kiri, semakin saya ingat celana dalamnya Dhea berwarna pink dan pahanya yang begitu putih, saya semakin terangsang. Saya arahkan tangan saya ke payudaranya.

“Jangan Mas..” sambil tangannya menepis tangan saya.

Saya turunkan kembali tangan kiri, kira-kira marah gak ya Dhea. Pikir saya salah tingkah. Beberapa menit kemudian..

“Mas tolong dong pijatin bahunya Dhea, capek ni”
“Ok…”
“Tapi jangan macam-macam ya mas”
“Gak kok, cuma stu macam aj… Hehehe.”

DOMINO ONLINE – Sambil memijit, saya mencari kesempatan mengulangi lagi, Dhea kelihatan santai dan perlahan kedua tangan dari bahu turun ke depan membelai payudaranya sambil mencium lehernya.

“Jangan Mas..” jawab Dhea sambil menyingkirkan tangan saya

Tapi sudah tanggung, tangan saya tadinya membelai kemudian meremas secara perlahan disertai dengan ciuman dan jilatan leher yang putih mulus itu. Kelihatan Dhea kegelian dan semakin lama semakin tidak bisa konsentrasi lagi.

“Jangaa…an. Mas.. Geli”, tangannya tidak jadi menepis tangan saya, malah memegang kedua tangan saya.

Saya lepas tangan kanan kemudian meraba paha kanan dan berusaha menyelinap ke dalam rok spannya Dhea. Untuk beberapa saat saya teruskan ciuman saya ke pipi kemudian mulutnya dan tanggapannya diluar dugaan, Dhea melumat bibir saya dengan ganasnya dan lihai mempermainkan lidah. Kami berpagutan dan saling meremas. Kemudian saya buka kancing kemejanya dan bhnya yang berwarna hitam.

Setelah terbuka, terlihat payudara yang tegak mengacung dan berwarna putih bersih harum, langsung saya jilat payudara sebelah kanan sambil meremas sebelah kiri, bergantian saya gigit putingnya, Dhea semakin mendesis serta semakin mendorong kepala saya lebih dalam menghisap payudaranya. Tangan saya semakin masuk ke dalam roknya dan saya berusaha memasukkan ke dalam celana dalamnya, kemudian saya usap-usap dan masukkan jari tangan ke dalam vaginanya yang ditumbuhi bulu-bulu halus

“Ssssh.. Mmh.. Ssshh.. Terus.. Mas” desah Dhea tak karuan sambil berusaha memasukkan tangannya ke dalam celana saya.

Saya tengok ke kanan an ke kiri ternyata persewaan internet masih kosong, maklumlah masih pagi, ini kesempatan buat saya nih. Saya buka celana jin, soalnya penis sudah berdiri dari tadi kayak pisang. QQ ONLINE

“Dhea kita ngentot disini ya..” tanya saya sambil membuka bhnya.
“Nanti dilihat orang lho Mas.. Sssh.. Mmh” katanya terengah-engah sambil terus mengocok-ngocok penis saya dan membuat saya terangsang berat.
“Gak dilihat orang kok Dhea.. Mas udah nyiapin kondom nih” seraya kutunjukkan kondom model.
“I.. Ya.. Mas.. Tapi pelan-pelan ya.. Sssh..” katanya terengah-engah sambil jongkok dan mulai menghisap penis saya perlahan dan semakin dalam dan cepat.
“Pe.. Lan.. Dhea” saya berusaha memelankan hisapan mulut Dhea yang tak cukup muat penis saya.
“Gantii…an.. Sssh.. Mmh.. Mas” pinta Dhea sambil melepas penis saya dan duduk.

Saya jongkok dan membuka celana dalam pinknya, saya jilat bagian vagina dan bulu-bulu halusnya kemudian clitorisnya dan semakin dalam vagina sambil saya sodok dengan dua jari tangan keluar masuk. Beberapa menit kemudian cairan dalam vagina Dhea semakin banyak, tiba-tiba Dhea memegang dan menjepit kepala saya seraya memuncratkan cairan kental putih, saya kira Dhea sedang orgasme.

“Mas.. Ayo pasang kondomnya.. Masukkan Mas..” katanya menarik napas panjang.
“Iya.. Dhea.. Mas Anto udah gak tahan” JUDI ONLINE

Lalu saya pasang kondom dan duduk dan Dhea saya pangku, saya memegang pinggang Dhea dan berusaha memasukkan penis sambil dibimbing tangan kanan Dhea. Pertama-tama kesulitan masuk lubang vagina nya yang masihrapat, baru sodokan kelima masuk.

“Mas.. Pelaaan.. Mas..”
“Lagii.. Dikit Dhea” kata saya berusaha memasukkan lagi setengah penis saya dan.. Bleeess.. Masuk seluruh penis saya sampai mentok vagina Dhea.
“Aduh.. Sakit..” lenguh Dhea

Kedua tangan saya pindah dari pinggang ke payudara Dhea sambil menggoyang keluar masuk penis ke vagina Dhea, perlahan dan semakin cepat.

“Teerus.. Mas.. Cepaatan.. Ssh.. Msh..” Celoteh Dhea tidak karuan.

Saya teruskan goyangan penis saya dan semakin cepat juga remasan pada payudaranya. Dhea juga membantu dengan membelai penis saya yang keluar masuk semakin cepat. Clep.. Cleep.. Begitulah bunyinya dan saya sudah gak tahan lagi.

“Dhea Mas Anto sudah mau keluar nih..”
“Tahan.. Sebeeentar.. Mas” kata Dhea memberi aba-aba
“Ya.. Sekarang Mas samaan sama Dhea

JUDI DOMINO – Akhirnya saya peluk Dhea dengan erat dan saya sodok dengan cepat keluar masuk dan.. Crot crot keluar cairan putih saya dan Dhea secara bersamaan. Saya dan Dhea terkulai lemas, saya lihat Dhea tersenyum puas sambil memakai kembali BH birunya dan celana dalam pink bergambar pita

Sejak saat kami sering ngentot bersama tanpa sepengetahuan tante saya. Sebelum kepulangannya, Dhea minta berenang di pemandian umum xx dan xx merupakan daerah wisata yang bagus plus hotelnya yang nyaman.

“Ma, Dhea mau renang nih, boleh khan?” kata Dhea manja pada mamanya.
“Boleh, asal pulangnya jangan kemalaman ya, soalnya besok kita udah pulang!”
“Beres..” kata Dhea sambil pergi.

Pagi itu Dhea saya antar ke kolam renang xx, Dhea membungkus tubuhnya dengan kaos kuning ketat model kaos gaul sampai memperlihatkan pusatnya dan celana jeans bagian belakangnya menunjukkan celana dalam berwarna putih, hmmmmh sungguh pemandangan yang segar, guys

“Mas Dhea ganti baju dulu!”
“Mas Anto ikutan ya..”
“Boleh aja, terserah Mas dech”

Wah ini kesempatan INDEHOOY lagi nich, mumpung ada kesempatan. Kami langsung masuk kamar ganti pakaian dan pagi itu masih jarang pengunjungnya. Langsung saya peluk Dhea dari belakang sambil meremas payudaranya yang padat.

“Eeeh.. Mas.. Nakal.. aaah” seloroh Dhea manja sambil membuka celana jeansnya dan saya pun membuka pakaian saya dan celana hingga bugil. Dhea juga telah membuka sehingga tinggal celana dalam berwarna putih itu.
“Cepatan Mas nanti ada orang ganti baju lho”
“Ya.. Dhea sabar.. Maas pake kondom dulu..” kata saya sambil memasang kondom.

Dhea sudah gak sabar lagi kelihatannya, bibir saya langsung disergapnya dan dilumatnya dengan ganas. Saya juga mempermainkan ujung lidahnya sambil meremas-remas payudaranya dengan gemas. Kami berdua berciuman dan berpelukan lama sekali seperti ingin menghabiskan sisa waktu yang tersisa sebelum kepulangan Dhea ke Jakarta bersama tante. Tiba-tiba Dhea melepaskan pelukannya.

“Mas sekarang masukin ya, Dhea sudah gak tahan nih!” katanya ngos-ngosan sambil melepas celana dalamnya.

Saya membantunya dengan mengusap-ngusap dalam vaginanya dengan dua jari kemudian keluar masuk supaya vaginanya basah dan benar beberapa saat vaginanya Dhea sudah mulai basah. SAKONG

“Ud.. Aaah.. Mas.. Jan.. Ngan pake tangan lagi!” katanya sambil memegang penis saya dan mengarahkannya ke vaginanya. Kami memakai gaya berdiri dan saya sodok Dhea hingga badannya menempel ke tembok.
“Sssh.. Sssh.. Mas.. Cepetan Mas..” tangannya merangkul saya dengan kuat.
“Dhea.. Enak.. Terus goyang..
“Kata saya sambil memegang pantat yang bahenol itu.

Sodokan demi sodokan saya lakukan dengan cepat dan itu membuat Dhea merintih-rintih dan meracau gak karuan.

“Cepat.. Mas Dhea.. Mau.. Keluuaar”
“ya.. Dhea”, saya goyang lebih kuat dan beberapa kami berdua berpelukan dengan erat sambil memuntahkan cairan putih secara bersama-sama.
“Ah.. Enak gila rasanya.. Ya Mas” kata Dhea puas sambil mencium saya dengan lembut.
“Ya Dhea, Mas juga puas, kapan-kapan main ke Lombok lagi ya..”
“Beres Mas..”
“Salam sayang Mas AnTo buat Dhea dan selamat jalan”.

Leave a Reply