VIRAL BANYAKNYA BUNGA MEKAR DI YOGYAKARTA

TAHUKAH ANDA, Vipqiuqiu99 – Pada tahun 2015, taman amaryllis Sukadi menjadi tren virus di kalangan netizen. Lapangan jeruk pucat di Kabupaten Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menarik pengunjung dari segala usia dan melihat tujuh bus wisata setiap hari selama musim mekarnya pada bulan November 2015.

JUDI ONLINE – Namun, bidang bunga Sukadi rusak karena pengunjung yang menginjak bunganya dan memungutnya untuk mengambil selfies. Bunga amarilis, yang dikenal sebagai puspa Patuk (bunga Patuk), saat ini sedang mekar. Sekitar 500.000 bibit ditanam di lahan sekitar 3.000 meter persegi, dengan masing-masing tanaman mampu menghasilkan hingga tiga batang bunga.

Sukadi mengatakan bahwa tidak semua bunga bermekaran seperti yang mereka lakukan secara bertahap antara akhir November dan pertengahan Desember. “Pada 2016, mereka tidak mekar karena curah hujan yang tinggi,” katanya.

Untuk mengantisipasi kerusakan yang terjadi pada 2015, Sukadi telah menyiapkan jalur khusus untuk pengunjung tahun ini. Pengunjung juga dapat mengambil foto secara gratis dan hanya akan dikenakan biaya parkir.

Selain mengagumi bunga, pengunjung juga bisa membawa pulang bibit amarilis seharga Rp 7.000 (kurang dari US $ 1) per kantong. Sukadi telah mendirikan pembibitan di Kabupaten Tanjungsari untuk menyediakan pasokan benih. “Pekan lalu, Ibu Boediono datang ke sini untuk membeli bibit,” katanya, merujuk pada Herawati Boediono, istri mantan wakil presiden Boediono.

Setelah popularitas kebun tersebut, Bupati Patuk Haryo Ambar Suwardi mengatakan bahwa beberapa penduduk desa telah mulai membuat batik yang dihiasi dengan desain amarilis yang dipatenkan. Kain batik dijual seharga Rp 125.000 per potong. “Ke depan, [batik] akan dipromosikan lebih jauh sebagai suvenir dari Kabupaten Patuk,” katanya. JUDI DOMINO

Leave a Reply