PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL ITU APA SICH?

TAHUKAH ANDA, VIPQIUQIU99 – Pada hari Minggu, peringatan Presiden Joko “Jokowi” Widodo tentang akses mudah anak terhadap media sosial selama peringatan Hari Anak Nasional mengenai keprihatinan global yang semakin meningkat tentang dampak buruk media sosial terhadap anak-anak kita.

AGEN DOMINO – Suka atau tidak suka, media sosial membuat anak-anak berisiko melakukan kejahatan, intimidasi atau bahkan pandangan radikal. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mendeteksi adanya peningkatan jumlah kejahatan yang dilakukan terhadap anak-anak yang memanfaatkan kegiatan media sosial, dari 100 kasus di tahun 2011 menjadi 322 pada tahun 2014. Angka sebenarnya bisa lebih tinggi, sebanyak mungkin kasus Lewat tidak dilaporkan atau telah disapu di bawah karpet.

Orangtua, sekolah dan negara sama-sama sadar akan bahaya yang dihadapi anak-anak saat mereka mengakses media sosial, namun belum ada konsensus mengenai bagaimana bekerja sama untuk melindungi anak-anak dari bahaya di dunia cyber.

Pihak berwenang dapat memblokir atau bahkan melarang situs web yang dianggap membahayakan anak-anak, namun teknologi informasi telah maju sehingga pendekatan tidak efektif. Seribu situs web mungkin ditutup hari ini, namun 10.000 situs yang memuat konten yang sama akan terbit besok.

Orangtua dan sekolah harus memainkan peran kunci dalam melindungi anak-anak dari dampak buruk media sosial. Bagaimanapun, pihak manapun tidak dapat melakukannya sendirian; Hanya jika keduanya percaya dan membantu. AGEN QQ

SD dan SMP mungkin melarang penggunaan ponsel cerdas oleh siswa di tempat sekolah, namun mereka tidak memiliki kekuatan untuk memastikan orang tua menerapkan kebijakan yang sama di rumah. Dalam banyak kasus, orang tua cenderung melonggarkan peraturan dengan memberi mereka akses ke internet tanpa bimbingan.

Orangtua mungkin memiliki pembenaran sendiri untuk memberi anak-anak mereka kebebasan mengendalikan smartphone, dan karenanya akses tanpa batas ke media sosial. Orangtua sering mengutip kebutuhan akan smartphone untuk memudahkan pemantauan dan komunikasi dengan anak mereka dengan berbagai cara, termasuk melalui video call.

Kenyataannya, bagaimanapun, menunjukkan sebaliknya. Gadget dan smartphone nyaris tidak ada hubungannya dengan tagline “menghubungkan keluarga.”

DOMINO ONLINE – Anekdot banyak keluarga pergi keluar untuk makan malam “bersama” dengan anak-anak maupun anak-anak yang tidak bisa meninggalkan smartphone mereka sebentar pun.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Universitas Sheffield di Inggris awal tahun ini menemukan keadaan menyedihkan dalam hal aktivitas media sosial anak-anak. Seperti dilansir Guardian, studi tersebut menemukan bahwa semakin banyak waktu mereka menghabiskan sekolah mereka, sekolah yang mereka hadiri, penampilan mereka, keluarga mereka dan overall hidup mereka. Media sosial nampaknya menjadi tempat dimana anak bisa menemukan apa yang tidak mereka terima dari orang tua mereka.

Teknologi informasi memang membawa anak pada pengetahuan baru yang akan memperluas cakrawala mereka, namun bimbingan orang tua dan sekolah sangat penting.

Leave a Reply