AHOK TIDAK MUNGKIN MENGHADIRI SIDANG BUNI YANI

BERITA HARIAN 888 – Selasa, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mungkin tidak menghadiri persidangan, di mana Buni Yani – orang yang mengedit teks dalam sebuah video yang menunjukkan Ahok membuat komentar tentang Islam – akan diadili karena diduga menyebarkan pidato kebencian.

AGEN DOMINO – Ahok dinyatakan bersalah melakukan penghujatan terhadap Islam pada tanggal 9 Mei berdasarkan sebuah video pidatonya yang diambil di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada 27 September 2016. Pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, mengatakan bahwa kliennya tidak menyebutkan persidangan Buni, dan dia juga tidak menerima surat undangan.

“Sepengetahuan saya, Ahok tidak menerima surat [dari pengadilan Bandung di Jawa Barat, tempat persidangan akan berlangsung]. Bahkan jika dia melakukannya, dia seharusnya menunjukkannya kepada [pengacaranya] dan kami kemudian akan memberikan pendapat kami, “kata Wayan pada hari Senin, menambahkan bahwa terakhir kali dia bertemu dengan Ahok adalah hari Jumat.

Baca juga : APA YANG DILAKUKAN ‘AHOK’ DITAHANAN?

Wayan mengatakan bahwa jika Ahok memutuskan untuk menghadiri persidangan, keamanan akan menjadi perhatian utama karena laporan sebelumnya menyarankan agar mantan gubernur – yang menjalani hukuman dua tahun – telah menerima sejumlah ancaman pembunuhan. Jaksa mendakwa Buni karena diduga menyebarkan sebuah video diedit Ahok dalam sebuah pidato di mana dia memperingatkan penduduk terhadap partai-partai yang menggunakan ayat-ayat Alquran untuk keuntungan politik.

Video tersebut dipicu kegemparan, dengan banyak orang menuduh Ahok menghina Islam. Jaksa Agung Andi M. Taufik mengatakan bulan lalu bahwa Ahok akan berada di antara empat saksi yang hadir dalam persidangan Buni. AGEN QQ

Leave a Reply