Muslim Rayakan Tahun Baru Islam Toleransi

BERITA HARIAN TERPERCAYA – Kamis, Warga Indonesia di seluruh negeri merayakan Tahun Baru Islam dengan perayaan dan ritual tradisional. Di Kabupaten Malang, Jawa Timur, ratusan penduduk dari berbagai latar belakang agama ikut serta dalam sebuah parade tradisional untuk merayakan Tahun Baru Islam. Perayaan berlangsung di desa Wonosari, di kaki Gunung Kawi.

DOMINO ONLINE – Bagi anggota masyarakat Jawa, Tahun Baru Islam bertepatan dengan Tahun Baru Jawa yang juga jatuh pada hari pertama Suro dalam kalender Jawa.b Dalam parade tersebut, penduduk setempat membawa sesaji dan ogoh-ogoh (patung raksasa) yang mereka bawa dalam sebuah prosesi di sepanjang jalan desa. Kepala desa Kuswanto mengatakan, acara tersebut digelar dengan tujuan untuk mempromosikan toleransi.

“Setiap ogoh-ogoh bisa menghabiskan biaya hingga Rp 5 juta [US $ 375] yang dimiliki oleh warga tanpa mempedulikan latar belakang agama mereka,” katanya.

“Setiap tahun, kami menggunakan tema yang berbeda untuk ogoh-ogoh. Biasanya peserta menggunakan karakter dari film atau drama televisi yang saat ini populer, “tambah Kuswanto.

Acara tersebut juga telah dijadikan sebagai objek wisata reguler.

Rudi Mardiana, 56, seorang pengunjung dari Bandung, Jawa Barat, mengatakan bahwa ia datang ke desa untuk merayakan Tahun Baru Islam dan bergabung dalam doa massal yang ia harap dapat membawa kesuksesan dalam bisnisnya. Di Medan, ibu kota provinsi Sumatera Utara, ratusan penduduk setempat merayakan Tahun Baru Imlek dengan mengikuti sebuah parade. Para peserta berbaris dari Masjid Agung Medan di Jl. Diponegoro ke Masjid Taqwa di Jl. Mongonsidi. QQ ONLINE

Leave a Reply