Sudah Tutup, Gojek Masih Tetap Beroperasi di Batam

BERITA HARIAN TERPERCAYA – Beberapa pengemudi taksi sepeda motor berbasis online, atau ojek, terus beroperasi pada hari Rabu di Batam, meski penutupan kantor mereka oleh pemerintah Batam sehari sebelumnya.

Petugas kepolisian telah dikerahkan ke beberapa lokasi untuk mencegah bentrokan antara pengemudi berbasis online dan pembalap konvensional yang sedang berlangsung.

Berdasarkan dari hasil pemhamatan bahwa ada puluhan personil polisi berjaga di Bandara Internasional Hang Nadim di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Mereka berada di beberapa tempat di sekitar tempat parkir dimana taksi berbasis online biasanya menunggu penumpang mereka. DOMINO ONLINE

Badan transportasi Batam melarang pengoperasian aplikasi seperti GoJek, Grab and Uber dan menutup kantor mereka, dengan alasan kurangnya izin operasional.

Seorang sopir GoJek bernama Barita mengatakan bahwa dia akan terus bekerja karena aplikasinya tetap berfungsi.

Baca juga : SOPIR GOJEK TEWAS, SETELAH JATUH TAK SADARKAN DIRI

“Ini adalah pekerjaan sampingan yang memberi saya penghasilan lebih besar daripada pekerjaan tetap saya. Jadi kami menyesal bahwa [administrasi] melarang operasi kami, “katanya.

Sejak Agustus, pengemudi konvensional di Sumatera Barat dan Batam telah memprotes adanya aplikasi yang mengendarai kendaraan di daerah mereka, menuduh mereka mempengaruhi pendapatan mereka.

Badan transportasi Sumatra Barat juga menutup kantor Gojek di Padang bulan lalu menyusul demonstrasi dari angkot, minivan dan supir taksi di kota dan Bukittinggi.

Namun, meski mendapat tentangan, bisnis terus seperti biasa untuk pengemudi Gojek di sana. Mereka memilih untuk beroperasi dengan hati-hati dan dengan cara yang tidak bijaksana dengan tidak mengenakan jaket tanda tangan mereka untuk menghindari konflik dengan pengemudi konvensional. QQ ONLINE

Leave a Reply