Pidato ‘PRIBUMI’ Anies Heboh di Media Sosial

BERITA HARIAN TERPERCAYA – Gubernur Anies Baswedan yang baru diresmikan telah menimbulkan kontroversi pada hari pertamanya di kantor, menyusul sebuah pidato pada hari Senin di mana dia menggunakan istilah pribumi, yang umumnya berarti “pribumi”.

Pribumi juga bisa berarti “aborigin” atau “pribumi”.

“Di masa lalu, kita pribumi adalah orang-orang yang ditaklukkan. Sekarang, saatnya kita menjadi tuan rumah di tanah kita sendiri. Kami bekerja keras untuk menyingkirkan kolonialisme dan kita harus menikmati kebebasan kita,” kata Anies dalam pidatonya DOMINO ONLINE.

Pernyataannya telah memicu perdebatan publik tentang media sosial, dengan #Pribumi menjadi topik tren yang berhasil menangkap 92.800 tweet pada Selasa sore. Banyak netizens menanggapi dengan saksama penggunaan istilah tersebut, sementara yang lainnya terlibat dalam diskusi kritis mengenai definisi pribumi.

Baca juga : ANIES BERHARAP FPI BISA MEMPERBAIKI CITRANYA

Jeremiah Karsten (@ Kars104) merujuk seluruh segmen pidato dalam tweetnya: “@Metro_TV Dengan logikanya, orang-orang yang bukan ‘pribumi’ tidak dapat menjadi tuan rumah di negara mereka sendiri. #pribumi # R.I.P.CommonSense #DivisiveLeader “.

Sementara itu QQ ONLINE, Fisto Riza Satianto (@fistomacho) men-tweet, “berbicara tentang pribumi …” dan memajang gambar dari apa yang tampak sebagai replika manuskrip museum Jawa.

Penulis yang diceritakan Dewi Lestari juga ikut bergabung melalui akun twitternya @deelestari, tweeting satiris, “Bangun dan rasakan begitu pribumi.

Banyak netizen, termasuk tokoh masyarakat, juga mengungkapkan keprihatinan mereka atas penggunaan istilah tersebut oleh gubernur di media sosial, membanting Anies sebagai “rasis” dalam pidato pertamanya sebagai gubernur Jakarta, ibukota multikultural bangsa yang dikenal dengan slogannya, ” Bersatu dalam perbedaan”.

“Terkejut! Gubernur New York memulai masa jabatannya dengan nada rasisme yang mencolok. #pribumi #aniesbaswedan,” tweeted @BruceSumendap, sementara Jj (@pilot_id) tweeted, “#Pribumi Kami memiliki gubernur ‘Trump Like’!”

Banyak komentar JUDI ONLINE, juga mencatat bahwa pribumi umumnya menyingkirkan orang Indonesia keturunan Cina dan Arab sambil dengan saksama menunjukkan keaslian Anies sendiri.

Introvert Unite! (@vishnuvidya) berkomentar: “Menggunakan kata pribumi tidak salah Sama bodohnya pada setiap tingkat, periksa DNA Anda, Anda bukan darah murni yang menyengat.”

Anies lahir di Kuningan, Jawa Barat, namun kakeknya asal Arab. Banyak yang menuduhnya menggunakan kata-kata asli untuk menyinggung saingannya yang kalah dalam pemilihan di Jakarta, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, yang keturunan Tionghoa.

Yang lain mengangkat hubungan itu dengan sejarah politik yang hiruk pikuk di negara itu, terutama berkenaan dengan terjadinya kerusuhan 1998 yang menargetkan orang-orang Indonesia keturunan Tionghoa. AGEN DOMINO

Yenni Kwok (@YenniKwok) merujuk pada sebuah gambar Instruksi Presiden tahun 1998 yang melarang penggunaan istilah dan tweeted: “Pada tahun 1998, Habibie mengeluarkan instruksi presiden: berhenti menggunakan istilah ‘pribumi’ dan ‘non-pribumi’ dalam kebijakan dan pemerintahan . “

Namun banyak lainnya juga membela gubernur, yang didukung oleh Partai Gerindra pimpinan oposisi dan Partai Keadilan Sejahtera berbasis Muslim (PKS).

Satu akun milik Djony Edward memposting beberapa status Facebook yang mendukung Anies dengan menguraikan definisi pribuminya seperti bahasa Melayu, Arab, Cina, Korea, Jepang, dan semua yang bekerja untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, atau NKRI. AGEN QQ

“Pribumi adalah polisi yang adil, bukan yang menangkap ulama dan tokoh kritis seperti di era kolonialisme,” tulisnya, menambahkan bahwa “Pribumi adalah militer yang bertarung bersama rakyat, bukan untuk orang asing.”

Leave a Reply