KPK Akan Tetap Menutupi Status Setya

BERITA HARIAN TERKINI – Tidak perlu banyak orang membicarakan Setya Novanto akhir-akhir ini. Politisi berpengalaman, sekutu dekat Presiden Joko “Jokowi” Widodo, telah membuat serangkaian manuver legal yang berhasil, yang membuat mereka cemas dengan perjuangan anti-korupsi negara tersebut.

Dalam sebuah tantangan praperadilan baru-baru ini, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan bahwa bukti dan kesaksian terhadap Setya tidak dapat diterima DOMINO ONLINE dan oleh karena itu keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi menyebutkan namanya tersangka dinyatakan tidak berlaku.

Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar sebelumnya dinyatakan sebagai tersangka atas dugaan perannya dalam korupsi berkaitan dengan anggaran untuk pengadaan e-ID dari tahun 2011 sampai 2012, yang diduga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun (US $ 170 miliar) . Ini adalah salah satu kasus terbesar dalam sejarah KPK.

Pesimis mengatakan bahwa keputusan tersebut hanyalah contoh lain dari pengaruh dan kekuatan Setya untuk memanfaatkan sistem peradilan yang tidak sempurna di Indonesia.

Baca juga : Setya Dibersihkan Sebagai Tersangka E -ID

Langkah Setya yang cekatan tapi kontroversial termasuk laporan polisi baru-baru ini terhadap netizens yang memasang meme satiris yang dianggap mengejeknya. Butuh beberapa hari bagi polisi untuk melacak dan menangkap satu tersangka.

Foto ketua DPR dan Ketua Partai Golkar Setya Novanto yang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Premier Jatinegara ini mendapat kritik luas yang dia ajukan untuk pengambilan gambar tersebut, dan mengilhami serangkaian meme yang memikat. Foto Ketua Ketua DPR dan Ketua Golkar ini. Setya Novanto yang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Premier Jatinegara mendapat kritik luas bahwa ia telah berpose untuk menembak, dan mengilhami sejumlah meme yang memikat. QQ ONLINE

Tapi aktivis antigraft, dan mereka yang masih memiliki kepercayaan terhadap gerakan antikorupsi negara tersebut, terus menyilangkan jari mereka. Undang-undang tersebut mengizinkan KPK untuk mengubah nama Setya menjadi tersangka sehingga mereka yakin dia belum sepenuhnya terhubung.

Baca juga : Bercinta Dengan Teman Baru Di Sekolah

Tak pelak lagi, sebuah citra virus yang mengisyaratkan KPK baru saja menamai Setya seorang tersangka lagi dengan cepat mengangkat semangat orang-orang.

Surat yang digambarkan dalam gambar tersebut memuat kop surat KPK dan tampaknya ditandatangani oleh direktur investigasi KPK Brigadir. Jenderal Aris Budiman pada 3 November. Surat itu juga menyiratkan bahwa seorang sprindik baru (surat yang memerintahkan dimulainya penyelidikan) ke Setya telah dikeluarkan pada 31 Oktober.

Banyak media terlalu sabar untuk menunggu konfirmasi resmi dari badan antigraft dan memutuskan untuk menjalankan ceritanya, dengan setidaknya dua surat kabar nasional besar menjadikannya sebagai sampul depan mereka. AGEN DOMINO

Dan pada hari Selasa, juru bicara KPK Febri Diansyah menegaskan pihaknya memang telah mengeluarkan sprindik baru terkait kasus e-ID tersebut.

“Ini sprindik baru dengan nama tersangka di dalamnya,” katanya kepada wartawan. Namun, ia menolak untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut saat ditanya tentang citra virus tersebut.

Pengacara Setya, Fredrich Yunadi, menyingkirkan citra AGEN QQ yang beredar itu dengan mengatakan bahwa dia tidak pernah menerima surat tersebut.

Juga pada hari Selasa, penyidik ​​KPK menanyai beberapa politisi sebagai saksi dalam kasus tersebut, termasuk Golkar Chairuman Harahap, Agun Gunandjar Sudarsa dan Rudy Alfonso, serta Teguh Juwarno dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Miryam S. Haryani dari Hanura.

Chairuman dan Agun tetap terdiam tentang pertanyaan mereka pada hari Selasa, sementara Rudy memberi tanggapan singkat terhadap pertanyaan wartawan.

Baca juga : MENIKMATI MISS V TANTE MAY DAN ANAK PERAWAN – PART 3

Koordinator koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto mengatakan bahwa bisa dimaklumi bahwa KPK membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengerjakan penyelidikan e-ID dan mungkin mengubah nama Setya menjadi tersangka.

“Namun, KPK harus bergerak lebih cepat. Saya khawatir banyak gerakan politik seperti penyelidikan DPR terhadap KPK akan mempengaruhi kinerjanya, “kata Agus kepada The Jakarta Post.

Mantan pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto telah dinyatakan bersalah dalam kasus tersebut. Pengusaha Andi Agustinus, alias Andi Narogong, dan Anang Sugiana Sudihardjo juga pernah terlibat, dengan mantan yang saat ini diadili. JUDI ONLINE

Leave a Reply