Apakah Akhir Jalan Untuk ‘Teflon’ Setya?

BERITA HARIAN TERPERCAYA – Apakah Setya Novanto bersalah berkolusi dengan pengusaha, pejabat pemerintah dan sesama anggota parlemen untuk membatalkan proyek nasional multi-juta dolar untuk mendapatkan kartu identitas elektronik adalah agar pengadilan memutuskan.

Tapi ketua Partai Golkar telah membangun reputasi sebagai politisi “teflon” yang selalu berhasil melepaskan diri dari tuduhan dugaan perannya dalam sejumlah skandal korupsi, termasuk kasus korupsi e-ID.

Ketika Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk mendukungnya pada bulan September, membatalkan keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi AGEN DOMINO.

PK) untuk menamai dia tersangka korupsi dalam kasus profil tinggi tersebut, hal itu memicu kegilaan online, dengan orang Indonesia yang selalu kreatif netizens bersaing untuk menyindir kecerdasan politiknya.

Selama berbulan-bulan, pembicara DPR telah terlibat dalam permainan kekuasaan dengan KPK, yang bersikeras bahwa hal itu memiliki kasus yang kuat terhadap politisi tersebut, yang partainya memimpin penyelidikan Rumah terhadap kinerja badan antigraft.

Baca juga : Setya Dibersihkan Sebagai Tersangka E -ID

Setya telah menghindari hampir selusin pemeriksaan KPK, dengan berbagai alasan mulai dari masalah kesehatan dan jadwal yang ketat hingga hak yang diklaimnya benar terhadap kekebalan sebagai anggota parlemen.

Namun AGEN QQ, kurang dari seminggu setelah mengganti nama Setya menjadi tersangka dalam kasus korupsi e-ID, KPK meningkatkan ante melawan politisi tersebut dengan mengeluarkan surat perintah penangkapannya. “Kami telah melakukan semua yang kami bisa untuk membujuknya untuk memenuhi panggilan sebagai saksi dan tersangka,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah.

Badan antigraft tersebut mengirimkan penyidik ​​terbanyak, termasuk Ambarita Damanik, ke rumahnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tapi mereka hanya bertemu dengan istri dan pengacaranya. Sampai Kamis siang, Setya tak terlihat.

KPK telah mendesak Setya untuk mengubah dirinya dalam waktu 24 jam, mengatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk menempatkannya pada daftar yang diinginkan dan dengan demikian mengubahnya menjadi buronan korupsi.

Baca juga : Bercinta Dengan Teman Baru Di Sekolah

Anggota Golkar senior berebut untuk menemukan cara untuk menyelesaikan krisis terburuk yang pernah terjadi dalam partai tersebut. Sementara loyalis Setya mengaku berdiri di belakang ketua yang diperangi, beberapa pengkritiknya dengan cepat meminta pengunduran dirinya untuk menyelamatkan partai tersebut menjelang pemilihan daerah 2018 dan pemilihan legislatif dan presiden 2019. DOMINO ONLINE

“[Dia] harus segera [diganti] jika dia tidak bisa ditemukan. Jika seorang kapten menghilang, mengapa kita tidak mengganti kapten?” Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan pemimpin Golkar, mengatakan di Kemayoran, Jakarta Pusat, setelah menghadiri sebuah pertemuan nasional Partai NasDem.

Golkar saat ini merupakan pendukung terbesar pemilihan kembali Presiden Jokowi. Masih belum jelas apakah Setya bisa tetap berada di posnya.

Namun, politisi berusia 62 tahun itu menolak menyerah.

Dia rupanya menggunakan taktik yang sama yang dia gunakan sebelumnya untuk menghindari penuntutan KPK, yaitu mengajukan gerakan praperadilan lagi melawan keputusan badan antigraft untuk mengubah namanya menjadi tersangka dalam skandal e-ID.

Juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna, mengatakan pada hari Kamis bahwa pengacara Setya telah mengajukan praperadilan.

Jika pengadilan QQ ONLINE menyetujui mosi tersebut dan melanjutkan persidangan, ini akan menjadi kali kedua KPK menghadapi Setya dalam persidangan praperadilan, setelah badan antigraft kehilangan putaran pertama pada bulan September.

Pengadilan belum menunjuk hakim untuk menangani gerakan praperadilan, kata Made, yang mengatakan bahwa pengadilan tersebut kemungkinan akan mengesampingkan hakim Cepi Iskandar, yang memimpin sidang praperadilan pertama. “Mungkin tidak [Cepi], jadi kita bisa menghindari konflik kepentingan,” kata Made.

Sementara itu, Golkar mengatakan akan memberikan bantuan hukum untuk Setya. “Ini tentang solidaritas. Karena kami adalah keluarga,” kata anggota senior Golkar Mahyudin usai mengunjungi rumah Setya pada Rabu malam.

Dewan etika DPR (MKD) sedang mempertimbangkan untuk menangguhkan Setya, dengan mengatakan bahwa pertengkaran hukumnya akan mencegahnya melakukan tugasnya sebagai Pembicara DPR.

“Pada titik ini, dia tidak bisa menjalankan tugasnya, bukan? Aman untuk mengatakan bahwa dia tidak bisa, “kata wakil ketua MKD Sarifuddin Sudding.

Karena nasibnya sekarang tergantung pada keseimbangan, politisi Golkar mengklaim bahwa mereka tidak tahu di mana dia berada. JUDI ONLINE

“Saya sudah berusaha meneleponnya sejak tadi malam tapi ponselnya tidak aktif,” kata sekretaris jenderal Golkar Idrus Marham, seorang loyalis Setya. “Sebenarnya dia tidak melarikan diri, jika saya menemuinya, saya akan menyuruhnya untuk menjelaskan semuanya sesegera mungkin.”

Leave a Reply