Dua Anak Tewas Saat Banjir Melanda Medan

BERITA TERPERCAYA – Hujan deras di Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan tanah longsor dan banjir yang menewaskan sedikitnya dua nyawa.

Dua anak meninggal dalam banjir di Kabupaten Maimon Medan, Kota Medan, kata pemerintah daerah setempat. Korban M. Noval yang berusia 4 tahun dan M. Ikhsan yang berusia 7 tahun, dilaporkan hanyut saat banjir menghantam rumah mereka di kota. AGEN DOMINO

Banjir juga membanjiri jalan-jalan di Medan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas, termasuk di depan kantor polisi Sumatera Utara di Jl. Sisingamangaraja.

Tanah longsor juga dilaporkan terjadi di desa Adiantkoting, Kabupaten Tapanuli Utara, pada hari Senin setelah berhari-hari hujan lebat. Tanah longsor menghalangi jalan yang menghubungkan Tarutung ke Kabupaten Sibolga.

Baca juga : MEDAN, MAKAN DURIAN SEPUASNYA? KECEWA! KENAPA?

Seorang warga, Udin, mengatakan bahwa ia harus menginap di mobilnya karena ia tidak dapat melewati jalan karena tanah longsor.

“Saya menunggu lebih dari sembilan jam terjebak di desa Adiantkoting,” kata warga Sibolga, yang ingin melakukan perjalanan ke Medan.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Medan (BMKG) Edison Kurniawan mengatakan, hujan diperkirakan akan berlangsung beberapa hari lagi. AGEN QQ

“Masih ada potensi hujan deras dalam beberapa hari ke depan sehingga masyarakat perlu waspada terhadap banjir, tanah longsor dan laut lepas di sekitar Sumatera Utara,” katanya

Leave a Reply