Batam Mengungkapkan Pengiriman Daun Khat

BERITA TERPERCAYA – Personil di kantor Bea dan Cukai Batam di Provinsi Kepulauan Riau telah menangkap seorang wanita bernama Yatrika Faradiba karena diduga terlibat dalam penyelundupan 55 kilogram daun khat, semak berbunga yang diklasifikasikan sebagai obat terlarang, dari Etiopia sampai ke Batam.

Yatrika ditangkap di kantor pos Batam setelah menerima paket khat, yang juga dikenal sebagai teh Arab. Daun tersebut diduga diperintahkan oleh seorang pengungsi dari Yaman yang tinggal di Malaysia, kata kepala kantor Custom and Excise, Susilla Brata.

Bahan baku yang digunakan untuk pil ekstasi tersebut diduga akan dibawa ke Malaysia nanti, tambahnya. AGEN DOMINO

Pengiriman tersebut ditemukan pada 30 Desember ketika petugas bea cukai di kantor pos Pasar Baru di Jakarta mendeteksi 55 kg daun ilegal dari menuju ke Batam dari Ethiopia.

“Kami kemudian mengikuti pengiriman sampai penerima mengambil paket di kantor pos di Batam,” kata Susila.

Baca juga : Tukang Pijat Membunuh Langganan di Depok

Dia menjelaskan bahwa Yatrika diduga telah membayar 1.500 ringgit (US $ 375) untuk menerima paket tersebut dan membawanya ke Malaysia berdasarkan pesanan oleh warga negara Yaman.

Kantor Susila telah menyerahkan kasus AGEN QQ ini ke polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Yatrika mengatakan kepada petugas bahwa telah terjadi 11 pengiriman khat dari Ethiopia ke Batam.

Sementara itu, direktur Divisi Narkotika di Kepolisian Kepulauan Riau. Yani Sudarto mengatakan bahwa khat, yang mengandung komponen utama psikoaktif cathinone, adalah ilegal di Indonesia dan termasuk dalam kategori I obat-obatan yang tercantum dalam UU Narkotika, dan membawa hukuman mati maksimal.

Leave a Reply