Gereja St Lidwina di Yogyakarta Diserang

BERITA TERKINI – Seorang pria tak dikenal dilaporkan menyerang pengunjung gereja menggunakan pedang satu meter di gereja St. Lidwina di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada hari Minggu sekitar pukul 07.30 WIB, melukai empat orang.

Sebuah video dari tribunnews.com menunjukkan bahwa pemuda tersebut, yang dipercaya sebagai mahasiswi, menyerang para pengunjung gereja di depan pintu barat sebelum memasuki gereja.

Pria tersebut diduga berlari mendekati paduan suara dan menyerang pastor Karl Edmund Prier, yang memimpin paduan suara tersebut. Dia kemudian memotong patung-patung Yesus dan Maria di dekat altar.

Pastor Prier dilaporkan menderita luka di bagian belakang kepalanya, sementara dua orang gerejawan lainnya, Budijono dan Martinus Parmadi Subiantara, dan seorang perwira polisi diidentifikasi sebagai Inspektur Pertama. Adj. Munir, juga terluka.

Munir dikatakan telah mencoba bernegosiasi dengan pemuda tersebut dan memintanya untuk menyerah, namun malah Munir diserang. Polisi kemudian dilaporkan melepaskan tembakan peringatan, yang diabaikan, sebelum menembaki penyerang di perut.

Pelakunya dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara.

“Kami membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk alasan keamanan,” kata Sr. Comr. Iman Prijantoro, kepala biro operasional Polda DIY, seperti dikutip tribunnews.com. “Dia ditembak oleh petugas kami.”

Ketua paroki St. Lidwina, Sukatno, mengatakan bahwa para pengunjung gereja telah tenang dan tidak diprovokasi oleh insiden AGEN DOMINO tersebut.

Baca juga : Gempa Taiwan Mengakibatkan Luka Tewas

“Mereka tidak terpengaruh. Mereka tahu bahwa pria itu hanya ingin mengganggu kedamaian, “katanya.

Sukatno mengatakan bahwa gereja tersebut telah mengundang Kapolda Sleman untuk berbicara kepada orang-orang mengenai situasinya. Dia menambahkan bahwa gereja tersebut akan digunakan untuk misa pada akhir pekan depan.

Anggota dewan pengawas MAARIF Institute, Fajar Riza Ul Haq, meminta masyarakat untuk bersatu dan tidak diprovokasi oleh upaya untuk mengganggu perdamaian. AGEN QQ

“Kasus baru intoleransi dan kekerasan agama harus mempersatukan masyarakat. Kita harus sadar bahwa mungkin ada alasan lain [untuk kekerasan]. Jangan sampai rakyat menjadi korban kepentingan politik dengan menggunakan kekerasan agama, “katanya

Leave a Reply