Kasus Novel Baswedan Harus Diselesaikan

BERITA TERKINI – Pihak berwenang telah diminta untuk meningkatkan upaya untuk menyelesaikan penyelidikan mereka terhadap serangan asam terhadap investigator senior Komisi Pemberantasan Korupsi (Novel Baswedan), yang masih belum terpecahkan setelah 10 bulan.

Dahnil Anzar Simanjuntak, ketua sayap pemuda organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, mengatakan bahwa serangan terhadap Novel berpotensi mengurangi popularitas Presiden Joko “Jokowi” Widodo menjelang pemilihan presiden 2019 jika dia tidak bergerak cepat untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Ini karena janji politik utama Pak Jokowi adalah penyelesaian permusuhan hak asasi manusia dan perang melawan korupsi. Jika tidak tercapai, itu bisa menjadi ‘kuburan politik Jokowi’, “kata Dahnil,

Dia mengatakan serangan terhadap Novel bukan sekadar serangan terhadap individu, tapi juga serangan terhadap upaya Indonesia untuk memberantas korupsi.

Baca juga : FACEBOOK HADIR DI CHINA WALAUPUN DI BLOKIR

“Novel diserang karena posisinya sebagai bagian dari aparat negara yang berkomitmen memberantas korupsi. Serangan ini merupakan serangan terhadap impian kita sebagai bangsa juga, “kata Dahnil.

Asam dilemparkan ke wajah Novel saat ia berjalan pulang setelah melakukan sholat subuh di Masjid Al-Ikhsan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada tanggal 11 April 2017.

Setelah serangan tersebut, Novel dilarikan ke Mitra Rumah Sakit di Kelapa Gading sebelum dibawa ke Jakarta Eye Center. Mata yang terluka parahnya tidak dapat diobati di Indonesia dan para dokter menyarankan agar Novel mencari perawatan di Singapura. Novel menjalani operasi mata pertamanya pada tanggal 17 Agustus 2017. AGEN QQ

Leave a Reply