Polisi Menangkap Geng Pemerasan online

BERITA TERPERCAYA – Polisi Jakarta telah menahan dua orang yang diduga telah meng-hack 600 situs lokal dan internasional untuk data yang akan digunakan dalam skema pemerasan, kata juru bicaranya.

Juru bicara Polda Metro Jaya Sr. Comr. Argo Yuwono mengatakan kedua pelaku tersebut dengan paksa memperoleh akses ke komputer dan jaringan pribadi untuk mengumpulkan informasi dan data untuk memeras calon korban.

“Setelah pelaku mendapatkan data korban mereka, mereka menggunakan [informasi tersebut] untuk mengancam korban agar mereka menyebarkan data tersebut jika [korbannya] tidak memberi mereka sejumlah uang,” kata Argo pada hari Selasa seperti dikutip tribunnews.com. Para korban kemudian diinstruksikan untuk mengirim uang melalui PayPal atau sebagai Bitcoin.

Baca juga : Indonesia Jadi Business Event ASEAN 2018

Kedua pria tersebut adalah bagian dari kelompok enam penjahat dunia maya, yang masing-masing memiliki peran khusus dalam menargetkan korban. Namun, polisi hanya bisa menangkap dua geng tersebut pada hari Minggu di Surabaya, Jawa Timur.

Argo menambahkan bahwa cyber-gang telah melaksanakan skema ini selama setahun dan mengumpulkan sekitar Rp 200 juta (US $ 14.500) untuk memeras uang. JUDI ONLINE

Polisi telah menyita ponsel, beberapa laptop dan modem sehubungan dengan kasus ini. Pelaku akan dikenai sanksi pidana pencucian uang dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Leave a Reply