Kematian Karena Racun Alkohol Meningkat

BERITA HARIAN – Jumlah orang yang telah meninggal setelah mengkonsumsi oplosan (minuman keras bajakan), di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah meningkat menjadi 16, seorang pejabat kesehatan setempat melaporkan.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka Yani Sumpena mengatakan semua korban telah menunjukkan gejala keracunan, seperti mual, muntah dan kehilangan kesadaran.

“Mengenai apakah mereka menderita keracunan metanol, kami masih menyelidikinya,” kata Sumpena. Direktur mengatakan, lima yang meninggal telah menerima perawatan medis di rumah sakit. “Tapi kondisi mereka semakin buruk.”

Baca juga : Meninggal Setelah Konsumsi Minuman Keras

Sebelumnya dilaporkan bahwa 11 orang telah meninggal setelah mereka minum oplosan di Cicalengka. Juru bicara Polisi Jawa Barat Ajun. Komisaris Sr. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan 11 orang itu adalah bagian dari 27 orang di Cicalengka yang dilaporkan menderita keracunan alkohol.

“Sebelas orang dikonfirmasi tewas sementara 10 lainnya menerima perawatan medis di RSUD. Enam orang telah diizinkan meninggalkan rumah sakit, ”kata Trunoyudo di Bandung AGEN DOMINO

Menyusul kematian 11 warga Cicalengka, sebuah tim gabungan yang terdiri dari personel polisi dan militer serta pejabat Badan Ketertiban menyerbu lokasi yang dicurigai sebagai pusat produksi dan distribusi oplosan di enam wilayah di Cicalengka.

Leave a Reply