KPK Pertanyakan Gubernur Jambi, Korupsi

BERITA TERBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) penyidik ​​dipertanyakan pada Senin, Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait dengan beberapa proyek di provinsi tersebut.

Gubernur menjawab panggilan KPK untuk interogasi pada hari Senin setelah dia gagal menjawab panggilan pertama pada 4 April, di mana dia mengklaim dia tidak menerima surat resmi dari badan anti-korupsi. KPK bersikeras telah mengirim surat panggilan dan diberi tahu bahwa surat itu telah diterima.

KPK bernama Zumi, bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum Jambi bertindak kepala Arfan, tersangka korupsi pada bulan Februari. Mereka diduga telah menerima hadiah tidak sah sebesar Rp 6 miliar (US $ 435.600) sehubungan dengan proyek-proyek di Jambi.

Baca juga : Ditangkap Dugaan Pencuri Uang di Mesjid

Arfan sebelumnya bernama tersangka dalam kasus suap terkait dengan musyawarah anggaran provinsi Jambi 2018. Dia ditangkap dalam operasi pada November tahun lalu bersama dengan sejumlah pejabat yang diduga memberikan suap kepada beberapa anggota dewan untuk mempengaruhi pertimbangan anggaran.

Zumi dijuluki sebagai tersangka setelah penjarah korupsi melakukan serangkaian investigasi dan penggerebekan di rumah dan vila, serta menyita beberapa dokumen dan uang – baik dalam rupiah dan dolar Amerika Serikat. AGEN DOMINO

Badan antigraft sebelumnya mengatakan akan menggali lebih dalam peran dugaan Zumi dalam penyuapan anggota dewan Jambi karena uang yang ia bayarkan kepada anggota legislatif berasal dari kontraktor yang bermitra dengan pemerintah Jambi.

Leave a Reply