Kalimantan Barat Memiliki Pelabuhan Baru

BERITA HARIAN – Korporasi Pelabuhan Indonesia (IPC), juga dikenal sebagai operator pelabuhan milik negara PT Pelabuhan Indonesia II, mengumumkan pembangunan Pelabuhan Pantai Kijing di Kalimantan Barat, yang diproyeksikan akan mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2019.

“Pelabuhan Kijing akan beroperasi sesuai dengan standar internasional. Ini akan menjadi pelabuhan terbesar di Kalimantan dan akan memperkuat konektivitas antarpulau, ”kata presiden direktur IPC Elvyn G Masassya ketika mengumumkan dimulainya proyek pembangunan di Mempawah, Jawa Barat

Pelabuhan Kijing, yang akan dikembangkan dalam empat fase, terletak 80 kilometer jauhnya dari Pelabuhan Pontianak. IPC lebih memilih untuk membangun pelabuhan baru dari pelabuhan yang ada karena tingginya sedimentasi dari Sungai Kapuas dan batas tanah di dekat pelabuhan yang ada.

Pada tahap pertama, IPC akan membangun empat terminal – kontainer, curah kering, multiguna dan terminal curah cair.

Baca juga : Tumpahan Minyak di Balikpapan Melebar

Kapasitas terminal kontainer diproyeksikan menjadi 1 juta kaki unit setara (TEUs) setiap tahun, sementara curah cair dan curah kering akan memiliki kapasitas masing-masing 8,3 juta ton dan 15 juta ton.

Pelabuhan Kijing akan diintegrasikan ke dalam Zona Ekonomi Khusus untuk dikembangkan di daerah tersebut, sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pusat pertumbuhan baru di provinsi ini.

Asisten sekretaris Kalimantan Barat Alexander Rambonang mengatakan pengembangan kedua proyek akan membantu membuka usaha hilir ke sektor perkebunan dan pertambangan, komoditas utama provinsi ini. AGEN DOMINO

Leave a Reply