Tanda Kalau Pecandu Kerja (Workaholic)

TAHUKAH ANDA, VIPQIUQIU99 – Jadi workaholic persis shopaholic dan ya, chocoholic. Para ‘holic’ ini sadar dengan kondisi mereka, kerap merasa bersalah tapi nyaman. Lalu apa tanda Anda suka kerja alias pecandu kerja alias workaholic?

Sebuah tim peneliti dari Norwegia mengambil riset dengan sampel 1,100 orang negeri tersebut, untuk mendiagnosa kapan workaholik mulai kelewatan melebihi becandaan hingga menganggu hubungan dengan pasangan si workaholik. Dikumpulkan pula gejala dan tanda-tanda workaholik dari sampel tersebut.

Ini tanda-tandanya DOMINO ONLINE:
* Habiskan banyak waktu kerja lebih dari waktu yang diharuskan
Jam waktunya pulang, tapi Anda tetap berada di kantor mengerjakan ini-itu. Bicara ketahanan tubuh, well, tubuh ada batasnya.

* Kosongkan waktu untuk kerja
Banyak sekali dari kaum pekerja suka mengambil waktu kosong kerja, seperti jam istirahat atau momen sebelum jam kantor mulai, untuk lebih dulu memulai pekerjaan. Termasuk jam pulang, tapi tetap bekerja!

* Diperingatkan teman kerja untuk lanjut kerja besok tapi nolak
Materi presentasi belum lagi kelar, tapi waktu sudah larut. Teman kantor yang keluar terakhir pun sudah menyapa untuk lanjut besok, tapi Anda masih semangat lanjut kerja.

* Bekerja demi kurangi rasa bersalah, tak tenang dan ya, depresi!
Jangan salah, banyak kaum pekerja yang justru mengerjakan tugas-tugas mereka karena perasaan bersalah (karena hasil yang tak maksimal), tak tenang (karena dikejar deadline), depresi karena tak tahu lagi harus lakukan apa demi menyenangkan hati bos! AGEN DOMINO

* Kesehatan mulai terganggu
Dari yang tak pernah batuk, jadi batuk-batuk. Dari yang suka lahap makanan sehat eh jadi makan apa saja yang penting kenyang! Akibatnya, kekokohan tubuh pun tak fit lagi. Penampilan pun jadi kuyu. Oh la la…

Baca juga : MENIKMATI MISS V TANTE MAY DAN ANAK PERAWAN – PART 2

* Jadi stres jika dilarang bekerja
Saat mulai alami gejala seolah-olah ingin sakit, pasangan mengingatkan dan dokter malah melarang untuk bekerja. Anehnya, karena itu Anda jadi stres, uring-uringan!

Dari sederet tanda di atas, pastinya kita sudah cukup pintar temukan jalan keluarnya. Secara demografi dari riset di Norwegia tersebut, hasilnya menunjukkan kebanyakan yang terkena masalah gila kerja justru mereka yang masih berusia muda dibanding mereka yang sudah berusia. Demikian penjelasan Cecilie Schou Andreassen, salah satu perancang studi.

Dan “workaholik tak ada hubungannya dengan gender, tingkat pendidikan, status diri (menikah atau tak menikah) atau kondisi pekerjaan (apakah itu paruh-waktu atau full-time).” Demikian Andreassen. AGEN QQ

Leave a Reply