Perayaan Kelulusan Berakibat Kematian

BERITA HARIAN TERPERCAYA – Seorang siswa dari pesantren di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, telah meninggal setelah sebuah truk melindasnya dalam aksi yang keliru.

Aksi itu adalah bagian dari acara kelulusan di pesantren, di mana enam siswa berbaring di tanah di samping satu sama lain dan memiliki truk yang dikendarai mereka oleh teman sekelas.

Kepala Polisi Berau, Adj. Tuan Abdul Rivai mengatakan kepada tribunnews.com pada hari Jumat bahwa polisi telah memanggil enam saksi dalam kasus tersebut, menambahkan bahwa para penyidik ​​akan melakukan pemeriksaan kasus untuk memutuskan apakah kematian siswa disebabkan oleh kelalaian.

Polisi juga mengamankan rekaman insiden itu dari sebuah stasiun TV, kata Abdul.

Baca juga : Kenapa Bercinta Harus Memakai Kondom?

Keenam siswa pertama melakukan aksi dengan sepeda motor, yang berlangsung tanpa insiden, mendorong mereka untuk menaikkan taruhan dengan menggunakan truk pickup, kata saksi.

Setelah truk melaju ke semua enam siswa, hanya empat yang dapat berdiri kembali. Rangga dan murid lainnya, Jodi, tidak sadarkan diri dan bergegas ke rumah sakit terdekat.

“Rangga meninggal di rumah sakit,” kata Abdul.

Amir, seorang warga yang menyaksikan seluruh bencana, mengklaim bahwa banyak remaja yang menyaksikan acara itu “menutup mata” karena mereka ketakutan.

“Bagaimana bisa acara kelulusan termasuk akrobat seperti itu?” Kata Amir. AGEN QQ

Leave a Reply