Abraham Beri Hukuman Mati Bagi Korupsi

BERITA TERPERCAYA – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyerukan penerapan hukuman mati untuk narapidana korupsi selama pidato di mana ia menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.

“Koruptor harus diberi hukuman yang berat […] dan aset mereka harus disita oleh negara. Terapkan hukuman mati untuk koruptor, jika perlu. Ini bisa memberikan kepastian hukum, ”kata Abraham.

Dia lebih lanjut mengatakan korupsi telah merusak negara dan menyebabkan kemiskinan, menyebabkan negara kehilangan otoritasnya.

“Bagaimana kita bisa keluar dari kemerosotan ini? Satu-satunya jawaban adalah dengan memberantas korupsi. Apapun caranya, tidak peduli betapa menakutkan risikonya, kita harus melawan korupsi, ”katanya. AGEN DOMINO

Koalisi Rakyat Indonesia Timur menyatakan dukungannya bagi Abraham Samad untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden di Pantai Losari di Makassar pada Senin sore.

Baca juga : Jurus Seru Menghindari Bau Badan Banget

Koalisi mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin yang tangguh dan berani dengan integritas dan komitmen yang kuat untuk memberantas korupsi. Abraham adalah sosok dengan semua kualitas kepemimpinan itu, katanya.

Dalam pidatonya, Abraham juga mengatakan politik harus membawa bangsa menuju kemakmuran. Politik yang hanya peduli tentang uang harus dibuang karena hanya akan menipu dan menyesatkan orang-orang, katanya. AGEN QQ

Pada 2015, Abraham dan mantan komisioner KPK Bambang Widjajanto, bersama dengan penyidik ​​KPK Novel Baswedan, ditangkap oleh polisi atas dugaan pelanggaran hukum. Organisasi hak asasi manusia menyebut kepolisian sebagai upaya untuk mengkriminalisasi para pemimpin KPK.

Leave a Reply