Penyeludupan Shabu Kristal Digagalkan

BERITA TERBARU – Badan Narkotika Riau (BNNP) telah menangkap seorang penjual narkoba dan menyita 4,5 kilogram kristal metamfetamin serta 4.600 pil ekstasi senilai lebih dari Rp 9 miliar (US $ 635.850) secara total. BNNP Kepala Riau Brigjen. Jenderal Wahyu Hidayat mengatakan Chandra alias Sican, yang ditangkap dalam serangan adalah anggota jaringan narkoba yang telah menyelundupkan zat ilegal ke negara itu dari Malaysia.

“Jaringan biasanya akan mengangkut obat-obatan melalui pelabuhan-pelabuhan yang tidak terdaftar di wilayah pesisir Riau, terutama Pulau Rupat. Obat-obatan itu kemudian akan didistribusikan di kota Pekanbaru, ”katanya pada konferensi pers.

Wahyu menjelaskan bahwa Chandra telah ditangkap di rumahnya di kecamatan Labuh Baru Timur, Payung Sekaki, Pekanbaru, tanpa berusaha menahan penangkapan. Dia mengatakan, BNNP Riau telah melakukan penangkapan setelah penyelidikan selama seminggu.

Baca juga : Pelajar Pecandu Narkoba di Jawa Tengah

Selama penggerebekan di rumah Chandra, personil BNNP Riau dilaporkan menemukan dua tas – satu merah dan satu biru. Tas merah, menurut BNNP, berisi empat paket besar shabu yang dibungkus dalam kantong plastik bekas teh Cina merek Guanyinmang. Dua kantong plastik berisi 10 paket kristal meth seberat 50 gram masing-masing ditemukan di kantong merah.

Sementara itu, ribuan pil ekstasi ditemukan di dalam tas biru, kata Wahyu, menambahkan bahwa “tersangka mengatakan dia telah dijanjikan Rp 10 juta untuk mengirimkan obat-obatan.”

BNNP Riau pencegahan kejahatan narkoba dan pemberantasan kepala Adj. Komisaris Sr. Haldun mengatakan Chandra adalah bagian dari jaringan obat yang dikendalikan oleh DD alias Kadok, seorang narapidana narkoba yang saat ini menjalani hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Pekanbaru. AGEN QQ

Leave a Reply