Cara Alternatif Ke Bali Tanpa Terbang

TRAVEL , VIPQIUQIU99 – Meskipun Gunung Agung di Karangasem, Bali, memuntahkan lava selama letusan terakhir pada Senin malam, bagian lain pulau masih aman untuk dikunjungi.

Pada saat penulisan, Bandara Internasional Ngurah Rai tetap terbuka. Namun, jika Anda khawatir bahwa bandara ditutup, jangan khawatir, karena tempo.co telah menyusun tiga cara untuk mengunjungi Pulau Dewata tanpa terbang.

* Kereta api
Kereta adalah salah satu metode transportasi alternatif. Jika dibandingkan dengan bus atau mobil, perjalanan kereta api lebih pendek, sehingga lebih nyaman bagi para pelancong.

Wisatawan dari Jakarta dapat memilih antara rute Jakarta-Surabaya-Banyuwangi atau Jakarta-Yogyakarta-Banyuwangi.

Pelancong budget disarankan untuk memilih Gaya Baru Malam karena biayanya hanya Rp 160.000 (US $ 11,10) per orang. Kereta berangkat dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Gubeng di Surabaya. Dari Surabaya, wisatawan dapat melanjutkan dengan kereta ke Stasiun Banyuwangi Baru.

Baca juga : Vulkanologi Meningkatkan Siaga Mt Agung

Sementara itu, wisatawan yang ingin melakukan perjalanan singkat ke Yogyakarta disarankan untuk menggunakan kereta Progo. Dengan harga Rp 140.000, kereta berangkat dari Jakarta ke Stasiun Lempuyangan. Dari Yogyakarta, wisatawan dapat melanjutkan dengan kereta Sri Tanjung ke Stasiun Banyuwangi dengan membayar Rp 94.000.

* Bus
Mereka yang ingin pergi langsung ke Bali dapat memilih untuk mengambil bus dari terminal bus Pulo Gebang di Jakarta Timur.

Pahala Kencana, Kramat Djati Jakarta, Lorena dan Safari Dharma Raya adalah salah satu perusahaan bus yang menawarkan rute Jakarta-Bali. Dengan harga Rp 500.000 per orang, perjalanan biasanya memakan waktu lebih dari 25 jam. AGEN QQ

* Feri
Baik penumpang bus maupun kereta api perlu menyeberangi Selat Bali menggunakan feri.

Wisatawan dapat mengambil feri dari Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi ke Pelabuhan Gilimanuk di pantai barat Bali. Layanan ini tersedia 24 jam sehari dan biaya Rp 6.500 per orang.

Leave a Reply