Warga Membantai 292 Ekor Buaya di Sorong

BERITA TERBARU – Sebanyak 292 buaya, dari yang besar, dewasa sepanjang 2 meter untuk bayi, di sebuah peternakan buaya di Sorong, Papua Barat, diduga dibunuh oleh penduduk setempat dalam tindakan balas dendam setelah buaya menggigit seorang warga, Sugito, 31 , yang meninggal setelah gigitan.

“Keluarganya mengatakan bahwa Sugito, yang bekerja di sebuah pabrik tahu, sedang mencari rumput untuk ternaknya ketika penduduk setempat mendengar dia berteriak minta tolong, tetapi […] Sugito ditemukan tewas,” Olga, seorang warga setempat

Setelah pemakaman Sugito pada hari Sabtu, penduduk setempat pergi ke peternakan buaya untuk menyembelih reptil.

Baca juga : Malaysia Ditangkap Sembunyikan Narkoba

“Para penduduk menggunakan pisau untuk menyembelih buaya,” kata Olga. “Buaya-buaya itu ditangkap dan diseret ke luar dan ditikam sampai mati. Itu sangat mengerikan untuk dilihat. “

Peternakan ini dimiliki oleh penduduk Sorong, Albert Siahaan. Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat Basar Manullang tidak menyetujui insiden tersebut.

“Pembantaian buaya melanggar hukum untuk menghancurkan properti orang lain,” katanya.

Peternakan buaya dijalankan secara legal karena memiliki izin resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tambahnya.

“Izin itu legal dan proses [untuk mendapatkannya] di Jakarta butuh waktu lama. Ada langkah-langkah dan persyaratan untuk bertemu, dan itu di bawah otoritas pemerintah lokal. Pembantaian buaya jelas bertentangan dengan hukum, ” dia berkata. AGEN QQ

Leave a Reply