Angin Besar Menghasilkan Gelombang Besar

BERITA TERBARU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa gelombang tinggi, yang melanda pantai Gunung Kidul di Yogyakarta pada hari Rabu dan Kamis, menghancurkan semua sirene tsunami di kawasan wisata pantai Gunung Kidul.

“Tujuh sirene tsunami di pantai Gunung Kidul telah hancur. Saat ini tidak ada sirine tsunami yang tersedia di kawasan pemukiman dan wisata Gunung Kidul, ”kata juru bicara BNPB, Sutopo.

Sirene tsunami sangat penting bagi masyarakat setempat, terutama bagi orang-orang di Yogyakarta, yang mengalami gempa bumi berkekuatan 6,3 skala Richter pada 2006 yang menewaskan lebih dari 6.000 orang dan membuat lebih dari 200.000 orang mengungsi. AGEN DOMINO

“Kami harus segera mengganti mereka, untuk melindungi masyarakat,” tambah Sutopo.

Baca juga : Suka Merokok Ganja, Efeknya Sama Bayi?

Sigit Hadi Prakoso, seorang peramal di kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Yogyakarta (BMKG) baru-baru ini mengatakan bahwa gelombang tinggi telah dipicu oleh perbedaan tekanan udara berkat siklon tropis Son Tinh di Laut Cina Selatan, diikuti oleh tropis siklon Ampil.

Hal ini menyebabkan kecepatan angin yang tinggi yang kemudian menghasilkan gelombang tinggi di pantai di sepanjang pantai selatan Jawa.

Tim ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan BMKG mengatakan gelombang tinggi sejauh ini telah menyebabkan kerugian keuangan lebih dari Rp 2 miliar (US $ 138.446) di provinsi itu saja.

Gelombang tinggi menghancurkan total 24 gazebo, lima kapal nelayan, empat kios, empat kios dan 20 jaring di pantai yang terletak di sepanjang pantai selatan provinsi. AGEN QQ

Leave a Reply