Rumput Dan Jaring Nilon Buang-Buang Uang

BERITA TERPERCAYA – Facelifts sementara untuk bagian dari Jakarta sebelum Asian Games adalah pemborosan uang, kata seorang anggota dewan kota. Anggota Dewan Bestari Barus mengkritik pemasangan jaring nilon untuk menutupi Sungai Sentiong, dijuluki oleh penduduk setempat Kali Item (sungai hitam), di Jakarta Pusat, dan penanaman strip rumput di sepanjang Jl. Trotoar Sudirman di Jakarta Selatan.

“[Proyek-proyek] sangat bagus, karena [jaring dan rumput] akan dibuang setelahnya,” kata Bestari.

Pemerintah Jakarta telah menghabiskan Rp580 juta (US $ 40.000) pada jaring nilon raksasa untuk menyembunyikan polusi dan bau Sentiong dari pengunjung Asian Games bulan depan. Pemerintah juga telah menanam rumput sepanjang 2,5 meter di sepanjang trotoar Jl. Sudirman menjelang Olimpiade.

Baca juga : Sungai Jakarta di Tutupi Jaring Hitam

Para komuter mengeluh bahwa mereka harus menyeberangi rerumputan untuk menaiki bus, yang berakibat menginjak-injak dan menghancurkan tanaman.

Jalur rumput adalah bagian dari Jl. Sudirman-Jl. Perombakan pinggir jalan MH Thamrin yang seharusnya sudah dimulai tahun lalu. Proyek ini dihentikan karena, setelah menjabat tahun lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan beberapa perubahan pada desain.

Anies telah menyatakan bahwa jaring nilon dan strip rumput hanya akan ada sampai Asian Games selesai pada 2 September, ketika pekerjaan nyata untuk membersihkan sungai dan merevitalisasi trotoar akan dimulai. AGEN QQ

Bestari mengatakan Anies dan wakilnya Sandiaga Uno akan memiliki cukup waktu untuk bekerja pada solusi permanen untuk dua masalah jika mereka mulai ketika mereka mengambil alih kantor tahun lalu.

Leave a Reply