Mengundurkan Diri Karena Tuduhan Korupsi

BERITA TERKINI – Menteri Sosial Idrus Marham mengundurkan diri setelah menjadi anggota pertama Presiden Joko “Jokowi” Kabinet Widodo yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelidikan korupsi.

Idrus, yang juga seorang politisi Partai Golkar, telah terlibat dalam kasus penggelapan terkait dengan pengembangan pembangkit listrik tenaga batubara (PLTU) di Riau. Idrus menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden pada hari Jumat, mengutip kewajiban etis dan moral untuk mengundurkan diri.

Dia mengakui bahwa dia telah menerima sebuah pemberitahuan investigasi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). DOMINO ONLINE

“Pertama [pengunduran diri saya] adalah untuk melindungi martabat Presiden, yang dikenal sebagai pemimpin dengan komitmen tinggi untuk memberantas korupsi di Indonesia,” kata Idrus kepada pers di kompleks Istana Kepresidenan.

Baca juga : BTS Penuh Warna di Teaser Resmi IDOL

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya sepenuhnya menghormati proses hukum di KPK dan saya ingin berkonsentrasi pada mematuhi prosedur hukum di KPK sesuai dengan hukum,” tambahnya.

Idrus melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia telah mengatakan kepada Presiden selama pertemuan untuk segera menemukan sosok yang lebih baik untuk menggantikannya untuk melanjutkan program di kementerian, termasuk dalam pengentasan kemiskinan. AGEN QQ

KPK sebelumnya menyebutkan dua tersangka dalam kasus penggelapan, anggota parlemen Golkar Eni Saragih dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo, karena dugaan suap sebesar setidaknya Rp 4,8 miliar (US $ 333.629) terkait dengan penandatanganan kontrak untuk pembangunan PLTU Riau-1.

Leave a Reply