Australia Membantu Bangunan di Lombok

BERITA TERKINI – Pemerintah Australia telah mengerahkan tim untuk membantu pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menilai kerusakan dan memeriksa bangunan, termasuk kantor-kantor publik, menyusul gempa bumi merusak yang baru terjadi di Pulau Lombok.

“Tim yang terdiri dari tujuh insinyur dan teknisi struktur akan bekerja selama dua minggu ke depan untuk membantu pemerintah setempat untuk menilai dan mengevaluasi kondisi bangunan setelah gempa bumi,” Fleur Davies, menteri-penasihat yang mengawasi kerja sama pembangunan di Australia Kedutaan Besar di Jakarta.

Davies mengatakan bantuan itu merupakan tanggapan atas permintaan yang dibuat oleh Gubernur NTB M. Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang, yang baru-baru ini meminta Australia untuk membantu dalam menilai bangunan.

Baca juga : Wisatawan Lombok Berkurang Setelah Gempa

Dalam dua minggu ke depan, tim penilai akan memeriksa 180 bangunan, termasuk kantor, sekolah, klinik kesehatan, rumah sakit dan fasilitas lainnya di provinsi ini. Pemimpin tim penilai, Mark Reilly dari Pemulihan Bencana dan Dukungan Masyarakat New South Wales, mengatakan tim juga akan berkonsultasi dengan Badan Perumahan Umum NTB dan tim penilai dari Universitas Gadjah Mada.

“Tim akan memeriksa kondisi bangunan dan kemudian memberikan rekomendasi kepada pemerintah NTB tentang apakah bangunan aman atau tidak,” katanya. AGEN JUDI

Bangunan-bangunan itu, kata Mark, akan dikategorikan ke dalam tiga tingkat kerusakan: minimum (hijau), sedang (kuning) dan berat (merah).

Menurut Davies, sejak gempa melanda Lombok, Australia telah menyumbangkan AU $ 500.000 (US $ 364.763) untuk mendukung program-program kemanusiaan yang dipimpin oleh cabang lokal Palang Merah Indonesia.
Australia juga menyediakan perlengkapan keluarga senilai $ 28.000 untuk wanita dan anak-anak.

Leave a Reply