Warga Mesir Ditangkap Karena Kekerasan

BERITA TERPERCAYA – Polisi Jakarta menangkap seorang warga Mesir berusia 33 tahun yang diidentifikasi sebagai KMH karena dicurigai memukuli istrinya yang berusia 48 tahun di apartemen Kalibata City di Jakarta Selatan.

Kepala divisi kejahatan Polisi Jakarta Selatan, Adj. Komisaris Sr. Stefanus Michael Tamuntuan mengatakan pada hari Kamis bahwa tersangka itu marah karena dia percaya bahwa istrinya, NW, telah menahan kata sandi Wi-Fi darinya.

Serangan dilaporkan dimulai pada Senin malam dan berlangsung hingga jam 4 pagi pada hari Selasa.

“Korban, yang terluka dan takut, mengirim pesan WhatsApp ke grup obrolan keluarganya, memberi tahu mereka tentang apa yang telah terjadi, dan meminta dijemput di apartemen. Pada Selasa sore, petugas keamanan putra dan apartemennya datang menjemputnya, ”kata Stefanus

Baca juga : Heboh Mobil Tabrak Pembatas Jalur Busway

Kapolda Jakarta Selatan Komisaris Besar Sr. Indra Jafar menggambarkan kekerasan fisik yang dialami NW.

“Korban berulang kali dipukuli dengan gagang sapu, di seluruh tubuh. Setelah gagangnya patah, dia dipukul dengan gagang pel. Dan setelah itu pecah, dia dipukul dengan batang logam, ”kata Indra.

Dia menambahkan bahwa KMH telah mengancam akan menikam korban dengan pisau dapur.

“Kemudian si penyerang meninggalkan dan membawa makanan NW. Ketika NW menolak makanan, KMH memukul kepalanya dengan batang logam lagi. Dia lalu menusuk kakinya dengan pena dan memukul lengan kanannya dengan pisau, ”kata Indra. AGEN DOMINO

KMH telah dituntut berdasarkan Pasal 44 UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga tahun 2004 dan mungkin akan menghadapi hukuman penjara maksimum lima tahun atau denda sebesar Rp 15 juta (US $ 1.000).

Leave a Reply