Ditangkap Setelah Harimau Sumatera Mati

BERITA TERKINI – Pihak berwenang telah menangkap seorang pria sehubungan dengan kematian harimau Sumatra yang hamil setelah tertangkap dalam perangkap pemburu, kata seorang pejabat. Pria yang dimaksud, yang diidentifikasi hanya sebagai E, ditahan oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam Riau (BKSDA Riau) dekat lokasi jenazah harimau.

Kepala BKSDA Riau, Suharyono, mengatakan E masih dipertanyakan sebagai saksi.

“Dia mengakui bahwa dia telah memasang beberapa perangkap di berbagai daerah,” kata Suharyono

Menurut Suharyono, E, yang bekerja sebagai penjaga keamanan untuk perkebunan kelapa sawit, membantah bahwa dia membunuh harimau itu dengan sengaja dan mengatakan dia menggunakan perangkap untuk menangkap babi.

Baca juga : Gajah Mati Setelah Terluka dan Perangkap

“Saya memberi tahu E bahwa dia seharusnya menunggu perangkap untuk mencegah hewan lain dirugikan jika dia benar-benar ingin menangkap babi. Jika seekor harimau lewat, maka dia harus mengusirnya. Apa yang akan terjadi jika itu adalah anaknya yang terjebak? ”Katanya. QQ ONLINE

Harimau, yang diperkirakan berusia antara 3,5 dan 5 tahun, ditemukan mati dengan kawat dari perangkap melilit perutnya. Laporan otopsi menunjukkan bahwa kawat itu telah memecahkan ginjal harimau, yang menyebabkan kematiannya.

Hasil otopsi juga mengungkapkan bahwa hewan yang terancam punah itu membawa dua janin dan diperkirakan akan melahirkan anaknya dalam dua minggu.

Jika pihak berwenang menamakan E tersangka, ia dapat menghadapi 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta (US $ 6.708) sebagaimana diatur dalam Pasal 21 UU No. 5/1999 tentang konservasi sumber daya hayati dan ekosistem.

Leave a Reply