Penyu Akan Terancam Punah di Jakarta

BERITA HARIAN – Polda Metro Jaya menangkap seorang pria di Tangerang, Banten, awal pekan ini atas perdagangan ilegal dan pemilikan 128 ekor babi, spesies terlindungi asli Papua.

Juru bicara Polda Metro Jaya Kombes. Argo Yuwono mengatakan kura-kura itu dijual melalui media sosial, di mana mereka mengambil antara Rp100.000 (US $ 7) dan Rp1 juta, tergantung pada usia mereka.

Penyidik ​​polisi, Adj. Komisaris Sr. Ganis Setianingrum menambahkan bahwa semua pembeli yang dikenal adalah orang Indonesia yang menjadikan kura-kura sebagai hewan peliharaan eksotis. Namun, tersangka, yang diidentifikasi hanya sebagai ES, diduga memiliki rencana untuk mengekspor kura-kura ke Taiwan dan Hong Kong, di mana mereka dapat mengambil harga yang lebih tinggi dan juga digunakan sebagai bahan untuk produk medis dan kosmetik.

Baca juga : Wanita Tak Menyadari Ada Konvoi Presiden

Ganis mengatakan ES telah menjual kura-kura sejak Agustus, tertarik ke bisnis oleh temannya dan pedagang penyu sesama.

“Mereka memiliki pemasok mereka di Papua, yang biasanya menyelundupkan kura-kura ke Tangerang dengan pesawat,” katanya QQ ONLINE

ES akan dituduh melanggar Pasal 40 (2) Undang-Undang Konservasi tahun 1990, yang dijatuhi hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.

Kurang dari 10.000 ekor kura-kura babi yang tersisa di dunia, tersebar di seluruh Australia utara, Papua dan Papua Nugini. Di Indonesia, mereka dilindungi oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 20/2018 tentang flora dan fauna yang dilindungi.

Leave a Reply