Sen. Sep 23rd, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Polisi Bali Memamerkan Tersangka Narkoba

3 min read
Polisi Bali Memamerkan Tersangka Narkoba

Polisi Bali Memamerkan Tersangka Narkoba

BERITA TERPERCAYAMinggu pagi yang cerah ketika ratusan warga Denpasar berbondong-bondong ke daerah di sekitar lapangan Puputan Margarana di Renon, yang merupakan daerah bebas mobil setiap hari Minggu. Beberapa orang berolahraga sementara yang lain hanya menghabiskan hari dengan anggota keluarga.

Tetapi hari Minggu lalu mereka terkejut. Sebuah sirene keras terdengar dari dua minibus hijau. Dan kemudian orang-orang di overall oranye turun dari bus, dikawal oleh petugas polisi bersenjata. Mereka diborgol dan dirantai di kaki. Sulit bagi mereka untuk berjalan sambil dibelenggu, tetapi petugas mendorong mereka.

Banyak orang yang penasaran dan semakin dekat. Beberapa mengeluarkan ponsel mereka untuk merekam acara tersebut.

“Ini adalah tersangka narkoba yang kami tangkap selama tiga minggu terakhir,” Kapolres Denpasar Kombes. Ruddi Setiawan mengumumkan.

Dua puluh tiga tersangka narkoba telah diangkut sejauh 8 kilometer dari pusat penahanan Kepolisian Denpasar ke Renon untuk konferensi media. Konferensi media diadakan di depan patung Padarakan Rumeksa Gardapati, yang dibangun oleh Kepolisian Bali sebagai pengakuan atas perang Bali melawan narkoba dan premanisme. QQ ONLINE

Ini bukan konferensi media pertama yang diadakan di lokasi oleh polisi. Sejak patung itu diresmikan pada November tahun lalu, polisi telah mengadakan beberapa konferensi media di sana, di mana mereka telah menghadirkan tersangka berbagai kejahatan. Namun, itu adalah pertama kalinya polisi mengadakan konferensi media di sana pada hari Minggu pagi, ketika tempat itu ramai.

Langkah itu disambut dengan kritik dari aktivis pencegahan penyalahgunaan narkoba yang telah bekerja untuk menghilangkan stigma yang dihadapi oleh pengguna narkoba. Banyak aktivis pencegahan penyalahgunaan narkoba percaya bahwa pengguna narkoba layak mendapatkan bantuan alih-alih dipenjara.

Erijadi, yang juga direktur operasional kelompok pemuda Generasi Bisa Indonesia Bali, menyuarakan harapan bahwa kepala polisi akan berhenti memamerkan para tersangka narkoba. “Bahkan hukuman mati tidak akan menghalangi mereka. Freddy Budiman telah dieksekusi, tetapi kasus penyalahgunaan narkoba masih terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa itu tidak berhasil, “katanya.

Baca juga : Khawatir Kejahatan Jalanan di Malam Hari

Novian Hariawan, mantan pengguna narkoba yang sekarang menjadi penasihat kecanduan, juga mengkritik tindakan tersebut. “Bagi saya, ini merupakan pelanggaran terhadap hak-hak mereka,” kata anggota asosiasi korban narkoba Bali (IKON Bali).

Novian mengatakan bahwa kekerasan dan mempermalukan tidak akan menghentikan orang untuk menyalahgunakan narkoba, tetapi bantuan akan melakukannya. “Mereka harus dipeluk,” tegasnya.

Namun, Kepolisian Denpasar berpikir secara berbeda.

Selama konferensi media, Ruddi mengumumkan bahwa unit narkoba Kepolisian Denpasar telah menangkap 23 tersangka pelaku narkoba dalam tiga minggu terakhir. Obat-obatan yang dilaporkan disita dari 23 tersangka termasuk 406,94 gram kristal metamfetamin, 232 pil ekstasi, 448,9 gram ganja sintetis dan 77,70 gram heroin. “Mereka adalah pengedar narkoba, kurir dan pengguna,” kata Ruddi, menambahkan bahwa lima dari 23 tersangka adalah pelanggar berulang.

Polisi mulai memborgol dan memborgol tersangka di depan umum pada bulan Desember. “Selain mencegah mereka melarikan diri, itu juga merupakan pengingat bagi semua. Ketika Anda ditangkap karena narkoba, Anda akan diborgol dan dirantai. Tidak hanya di sini, tetapi juga saat ditahan, ”Rudi menekankan. DOMINO ONLINE

Semua tersangka narkoba pria juga dicukur gundul oleh polisi. “Kami akan membuat mereka bertobat sehingga mereka menyadari itu tidak baik untuk menyalahgunakan narkoba,” tambah Ruddi.

2 thoughts on “Polisi Bali Memamerkan Tersangka Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *