Kam. Mei 23rd, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Kematian di Pusat Penahanan Australia

2 min read
Kematian di Pusat Penahanan Australia

Kematian di Pusat Penahanan Australia

BERITA TERPERCAYASeorang pria telah meninggal di pusat penahanan imigrasi Sydney, kematian kedua dalam waktu kurang dari dua bulan, meningkatkan kekhawatiran tentang kondisi di jaringan penahanan darat Australia.

Pria itu diyakini sebagai pencari suaka Irak yang mengambil nyawanya sendiri di Pusat Penahanan Imigrasi Villawood, kata pengacara pengungsi Ian Rintoul kepada AFP.

Pejabat imigrasi Australia mengkonfirmasi kematiannya Selasa tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut, hanya mengatakan bahwa masalah itu sedang diselidiki oleh lembaga pemerintah dan petugas koroner negara.

“Orang-orang (di dalam Villawood) mengatakan dia sangat tertekan dan tidak keluar dari kamarnya,” kata Rintoul tentang tahanan itu. DOMINO ONLINE

Kematian terakhir terjadi enam minggu setelah seorang tahanan pria, dilaporkan dari Sierra Leone, meninggal di Villawood. Rintoul mengatakan dia juga seorang pencari suaka dan diyakini telah bunuh diri.

Australia memiliki kebijakan penahanan wajib untuk imigran ilegal, termasuk untuk pelanggaran ringan seperti perpanjangan visa.

Baca juga : BNN Mencegat Ekstasi Jerman di Jakarta

Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan tentang melukai diri sendiri di pusat-pusat penahanan darat dan lepas pantai Australia, mengatakan para tahanan berjuang dengan masalah kesehatan mental di tengah masa penahanan yang panjang yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Pejabat pemerintah bulan lalu membantah ada mogok makan di seluruh jaringan pusat penahanan darat atas kondisi di fasilitas, menambahkan bahwa tahanan diberi makanan berkualitas, perawatan medis dan kegiatan.

Canberra telah memperketat aturan visanya dalam beberapa tahun terakhir, yang mewajibkan warga negara asing dipulangkan jika mereka menjalani hukuman penjara 12 bulan atau lebih.

Warga negara asing ditahan di pusat-pusat migrasi seperti Villawood sebelum dideportasi.

Australia juga menjalankan kamp penahanan lepas pantai di pulau terpencil di Pasifik, Nauru, untuk menampung para pencari suaka yang telah mencoba mencapai negara itu dengan kapal. QQ ONLINE

Kamp lain di Pulau Manus, Papua Nugini telah ditutup, meskipun ratusan pencari suaka dan pengungsi masih berada di pusat-pusat transisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *