Rab. Nov 20th, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Komisi Pemilihan Umum Akan Diawasi Ketat

2 min read
Komisi Pemilihan Umum Akan Diawasi Ketat

Komisi Pemilihan Umum Akan Diawasi Ketat

BERITA TERPERCAYADengan pemilihan umum yang hampir tiba pada 17 April, ada alasan bagi orang untuk percaya pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena mengawasi proses politik empat tahun. Sayangnya, ada orang yang meragukan kemampuan KPU untuk menegakkan pemilihan umum yang adil.

Mereka yang tidak mempercayai komisi telah melakukan segala yang mereka bisa untuk menggambarkannya sebagai lembaga dengan defisit kepercayaan, meskipun ketujuh anggotanya harus menjalani proses seleksi panjang sebelum akhirnya dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Kampanye kotor melawan KPU sedang meningkat karena ketegangan terjadi di antara para pendukung dua tiket kepresidenan yang bersaing dalam pemilihan.

Upaya untuk mendiskreditkan KPU bervariasi dalam ruang lingkupnya, mulai dari penyebaran laporan yang tidak berdasar tentang temuan tujuh kontainer berisi 1 juta surat suara untuk Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin, hingga kecurigaan bahwa KPU adalah cabang pemerintah yang berupaya memastikan terpilihnya kembali Jokowi.

Laporan tentang surat suara yang dibobol itu terbukti bohong dan polisi menangkap lima orang karena peran mereka dalam menciptakan dan mengedarkan berita palsu. DOMINO ONLINE

Di lain tampilan ketidakpercayaan dalam KPU, tagar #INAElectionObserverSOS telah menjadi viral di media sosial – tagar pernah menjadi salah satu topik trending teratas di seluruh dunia di Twitter. Perkembangan seperti itu menunjukkan bahwa pengamat internasional harus menyelamatkan Indonesia dari penipuan pemilu.

Baca juga : Andi Arief Pakai Narkoba di Saat Debat

Namun, KPU telah mengundang pengamat dari 33 negara asing dan 11 organisasi internasional untuk memantau jalannya pemungutan suara di TPS di seluruh negeri. Sejak 2004, komisi tersebut telah memungkinkan pengamat internasional untuk memantau pemilihan umum dan regional Indonesia untuk memastikan bahwa masyarakat internasional menganggapnya sah. Kehadiran pengamat internasional adalah konsekuensi logis dari keputusan negara untuk memeluk demokrasi.

Indonesia sejak 1999 telah menyelenggarakan empat pemilihan umum yang demokratis, ditambah ribuan pemilihan daerah, yang secara umum dijalankan dengan adil. Tentu saja, ada beberapa kasus kecurangan dalam pemungutan suara, pembelian suara dan pelanggaran lainnya terhadap UU Pemilu, tetapi mereka terlalu tidak signifikan untuk menjadikan pemilu tidak sah. Para pelanggar itu telah dihukum dan dihukum sesuai dengan hukum.

Seharusnya tidak ada keraguan tentang kemampuan KPU untuk mempertahankan ketidakberpihakan saat ini. Komisi pemilihan datang di bawah pengawasan ketat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dewan etika dan publik yang telah menyuarakan kepercayaan pada KPU, sebagaimana ditunjukkan dalam survei terbaru.

Tidak ada ruang bagi KPU untuk ikut campur dalam proses pemilihan atau mencurangi suara yang mendukung partai tertentu. Untuk memastikan bahwa KPU tidak terlibat dalam penipuan dan bahwa demokrasi menang pada 17 April, organisasi dan kelompok masyarakat sipil telah mengembangkan aplikasi dan membuat situs web, seperti kawalpemilu.org.

Semua suara yang dimaksudkan untuk melegitimasi KPU hanya akan membahayakan demokrasi. QIUQIU99

2 thoughts on “Komisi Pemilihan Umum Akan Diawasi Ketat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *