Sel. Sep 17th, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Kalimantan Bisa Menjadi Ibukota Terbaru

2 min read
Kalimantan Bisa Menjadi Ibukota Terbaru

Kalimantan Bisa Menjadi Ibukota Terbaru

BERITA TERPERCAYASetelah rencana untuk pindah ibu kota negara memperoleh momentum setelah pertemuan Kabinet baru-baru ini, Presiden Joko “Jokowi” Widodo bernama Bukit Soeharto (Bukit Soeharto) di Kalimantan Timur tempat yang cocok untuk ibu kota baru karena infrastruktur yang memadai.

Meskipun baru-baru ini ramai, Bukit Soeharto belum menjadi nama rumah tangga dan relatif tidak jelas dibandingkan dengan kandidat lain yang lebih dikenal untuk ibu kota baru seperti Pontianak di Kalimantan Barat dan Palangkaraya di Kalimantan Tengah.

Pertanyaannya tetap: Apa yang membuat Bukit Soeharto Jokowi tidak disukai sebagai ibu kota baru?

Bukit Soeharto adalah hutan seluas 61.850 hektar di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Lokasi dapat dicapai melalui jalan darat sekitar satu setengah jam dari Samarinda dan 45 menit dari Balikpapan, dua kota terbesar di provinsi ini.

“Soeharto” eponymous di Bukit Soeharto mengacu tidak lain dari pemimpin Orde Baru, yang dikatakan telah melintasi hutan dalam perjalanan ke Samarinda dari Balikpapan selama rezimnya

Melalui Keputusan Menteri Pertanian No. 818/1982, Soeharto menamai lokasi Hutan Konservasi Bukit Soeharto, yang kemudian mencakup 27.000 hektar. Pemerintah kemudian memperluas kawasan konservasi selama bertahun-tahun hingga mencakup 61.850 ha pada tahun 2004, ketika Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakannya sebagai Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

Baca juga : Pemerintah Memantau Lokasi Ibukota Baru

Jokowi menyebutkan bahwa ada cukup infrastruktur di sekitar lokasi. Bukit Soeharto terletak di sekitar titik tengah jalan tol antara Samarinda dan Balikpapan. Kedua kota juga memiliki bandara: Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Bandara APT Pranoto Samarinda di Samarinda.

Dikenal sebagai Taman Hutan Raya (Grand Forest Park) di provinsi ini, Bukit Soeharto yang luas juga merupakan rumah bagi kelompok konservasi satwa liar setempat seperti Pusat Rehabilitasi dan Reintroduksi Orangutan Wanariset Samboja. Selain itu, Bukit Soeharto juga merupakan tempat bagi situs pendidikan hutan Universitas Mulawarman,

Menurut para ahli, status Bukit Soeharto saat ini sebagai taman hutan nasional dapat menyelamatkan pemerintah sejumlah besar uang yang dialokasikan untuk pembebasan lahan, karena seluruh area dimiliki oleh negara.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah telah mengundang para pemimpin dari empat provinsi – Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Barat – untuk menyarankan lokasi ibukota baru di yurisdiksi masing-masing. QIUQIU99

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengusulkan gagasan untuk memindahkan ibu kota negara ke Bukit Soeharto. Presiden mengatakan, selain memperhitungkan infrastruktur, upaya relokasi ibu kota juga akan mempertimbangkan daerah-daerah yang tidak rawan bencana.

Gagasan untuk merelokasi ibukota telah ada sejak era pendiri presiden Sukarno ketika ia menyebutkan bahwa Palangkaraya, ibukota provinsi Kalimantan Tengah, bisa menjadi ibukota negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *