Sel. Sep 17th, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Bawaslu Tolak Laporan Kecurangan Prabowo

2 min read
Bawaslu Tolak Laporan Kecurangan Prabowo

Bawaslu Tolak Laporan Kecurangan Prabowo

BERITA TERPERCAYABadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menolak laporan yang diajukan oleh tim kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menuduh bahwa tiket Joko “Jokowi” Widodo-Ma’ruf Amin menggunakan taktik pembelian suara untuk membujuk pegawai negeri sipil untuk memilihnya.

“Kami menyatakan bahwa laporan yang menuduh pelanggaran kampanye terstruktur, sistematis, dan masif telah ditolak,” kata kepala Bawaslu Abhan dalam sidang praperadilan.

Bawaslu mengatakan bahwa mereka menolak untuk menindaklanjuti laporan tersebut karena kurangnya bukti.

Tim kampanye Prabowo-Sandiaga telah mengutip laporan berita online yang dicetak sebagai bukti, yang menurut Bawaslu gagal memenuhi kriteria “sistematis”.

Seorang anggota tim kampanye Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa dari Partai Amanat Nasional (PAN), mengatakan bahwa keputusan Bawaslu itu “aneh” dan “tidak adil”.

Baca juga : Kubu Prabowo Adakan Hitungan Suara Ulang

“Kami menggunakan berita tentang Peraturan Pemerintah no. 15/2019 tentang kenaikan gaji untuk pegawai negeri sipil negara sebagai bukti, ”katanya dalam sebuah pernyataan, merujuk pada peraturan yang dikeluarkan pada 13 Maret, yang berada dalam masa kampanye.

“Ini adalah pembelian suara. Apa perbedaan antara ini dan kandidat legislatif yang memberikan uang dan makanan, atau bahkan pemilih yang menjanjikan bahwa mereka dapat pergi umrah [haji minor]? ”Tambahnya.

Dia mengatakan bahwa langkah seperti itu dimungkinkan oleh status petahana Jokowi dan mengutip laporan berita yang mengatakan bahwa peraturan tersebut telah membantu meningkatkan keterpilihan tiket Jokowi-Ma’ruf, yang tim juga telah ajukan sebagai bukti dengan Bawaslu.

Tim juga menunjuk Peraturan Pemerintah No. 11/2019 tentang kenaikan gaji untuk pejabat desa yang ditandatangani pada 28 Februari sebagai bukti dan telah menyiapkan sejumlah pejabat negara sebagai saksi. QIUQIU99

Dian mengatakan keputusan Bawaslu tidak adil karena agensi tidak repot-repot memeriksa saksi yang disiapkan oleh timnya dan mempertanyakan kredibilitas agensi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *