Rab. Sep 30th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Aktivis Sumut Ditangkap Sebab Berkhianat

2 min read
Aktivis Sumut Ditangkap Sebab Berkhianat

vAktivis Sumut Ditangkap Sebab Berkhianat

BERITA TERBARUKepolisian Sumatera Utara telah menunjuk dua aktivis yang berafiliasi dengan tersangka Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) yang melakukan pengkhianatan di Medan. Kedua tersangka, Rafdinal dan Zulkarnaen, juga anggota aktif dari gerakan lokal Gerakan Nasional untuk Menjaga Fatwa (GNPF).

Kepala Kepolisian Utara Insp. Jenderal Agus Andrianto mengatakan para tersangka ditangkap setelah penyelidikan menyeluruh dan serangkaian pengaduan dari penduduk setempat.

Dia mengatakan kedua tersangka ditangkap karena melanggar Pasal 107 KUHP tentang pengkhianatan.

“[Penangkapan] bukan bentuk kriminalisasi. Beberapa pihak melaporkan bahwa para tersangka telah melanggar hukum, ”Agus mengatakan kepada pers pada hari Selasa, menambahkan bahwa polisi hanya melakukan pekerjaan mereka untuk menegakkan hukum.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa tersangka pengkhianat negara dapat segera ditetapkan sebagai tersangka tanpa harus menunggu tindakan pengkhianatan dilakukan.

“Kita bisa melakukan penangkapan berdasarkan pernyataan dan kegiatan verbal [menganjurkan pengkhianatan]. Mereka berharap dapat memicu serangkaian gangguan serupa yang terjadi di Jakarta, ”kata Agus.

Penangkapan dilakukan satu minggu setelah protes pasca pemilihan di ibu kota meningkat menjadi kerusuhan besar-besaran, merenggut delapan nyawa.

Baca juga : Rekaya Lalu Lintas Aksi 22 Mei, Bawaslu

Juru bicara Kepolisian Sumatera Utara Sr. Adj. Kawan MP Nainggolan mengatakan kedua tersangka ditangkap karena diduga membuat pernyataan antipemerintah secara verbal selama parade di Medan awal bulan ini.

Secara terpisah, Kepolisian Sumatera Utara juga memanggil Dahnil Anzar Simanjuntak, seorang juru bicara kampanye presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, untuk diinterogasi mengenai dugaan makar .

Namun, Dahnil gagal menghadiri sesi interogasi karena ia mengaku baru mengetahui panggilan itu ketika berita menyebar di media sosial.

“Saya belum menerima salinan fisik dari panggilan [Polisi Sumatera Utara]. Saya hanya melihat berita tentang panggilan di media sosial, ”kata Dahnil. QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.