Sel. Sep 17th, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Inflasi Jinak di Bulan Mei Karena Harga

2 min read
Inflasi Jinak di Bulan Mei Karena Harga

Inflasi Jinak di Bulan Mei Karena Harga

BERITA TERKINIIndonesia mencatat inflasi bulan-ke-bulan (mtm) 0,68 persen di bulan Mei, lebih tinggi dari 0,44 persen yang terdaftar di bulan April, karena kenaikan permintaan selama bulan puasa mendorong harga makanan, Statistik Indonesia (BPS) mengumumkan pada hari Senin.

Pengeluaran konsumen biasanya meningkat di bulan Ramadhan, yang dimulai pada 5 Mei tahun ini, yang mengarah ke inflasi bulanan di atas rata-rata.

Data inflasi terbaru membawa inflasi year-to-date (ytd) menjadi 1,48 persen, sementara inflasi year-on-year (yoy) berada di 3,32 persen.

Inflasi yoy bulan Mei sedikit lebih tinggi daripada pada periode yang sama tahun 2018, ketika itu 3,23 persen, tetapi jauh lebih rendah dari 4,33 persen yang terlihat pada Mei 2017.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan di Jakarta pada hari Senin bahwa inflasi sebagian besar masih terkendali. Pemerintah memiliki kisaran target 3,5 hingga 4,5 persen untuk inflasi tahunan.

Harga bahan makanan naik 2,02 persen mtm karena cabai merah, ayam, ikan, dan telur, di antara produk lainnya, menjadi lebih mahal bulan lalu. Sementara itu, panen bawang merah baru-baru ini menurunkan harga komoditas pada bulan Mei, sementara harga beras juga turun.

Baca juga : LRT Jakarta Mulai Uji Coba Publik Gratis

Kontributor kedua tertinggi pada inflasi mtm Mei adalah kategori makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dengan inflasi mtm 0,56 persen.

Sementara itu, harga tiket yang tetap tinggi berdampak minimal terhadap inflasi pada bulan Mei, Suhariyanto mengatakan, karena harga tiket telah meningkat sejak Januari.

Kategori jasa transportasi, komunikasi dan keuangan mencatat inflasi 0,54 persen mtm bulan lalu, terutama didorong oleh kenaikan harga transportasi antar kota, perjalanan udara dan tiket kereta api.

“Mtm [inflasi tiket pesawat] tidak besar, karena harga sudah meningkat [dalam bulan-bulan sebelumnya], meskipun pemerintah telah menurunkan pagu harga untuk maskapai,” kata Suhariyanto. “Karena itu, kenaikan harga tiket pesawat memberikan kontribusi 0,3 persen terhadap inflasi 3,32 persen yoy [pada bulan Mei].” QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *