Kam. Sep 24th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Salah Paham Dengan Bawa Anjing ke Mesjid

2 min read
Salah Paham Dengan Bawa Anjing ke Mesjid

Salah Paham Dengan Bawa Anjing ke Mesjid

BERITA TERPERCAYA Menanggapi tuduhan penistaan ​​terhadap seorang wanita paruh baya yang diidentifikasi hanya sebagai SM yang memasuki masjid di Bogor, Jawa Barat, dengan seekor anjing pada hari Minggu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi menyatakan bahwa tindakan seperti itu hanya akan dianggap sebagai penghujatan seandainya itu dilakukan dengan sengaja oleh orang yang berpikiran sehat.

“Itu hanya akan dianggap penghujatan jika dilakukan oleh orang yang waras. Namun, jika orang yang melakukan hal seperti itu ternyata sakit jiwa, itu adalah cerita yang sama sekali berbeda, “kata wakil ketua MUI Yunahar Ilyas pada hari Selasa, menambahkan bahwa MUI tidak yakin apakah SM sehat atau tidak.

Dia mengatakan akan menunggu konfirmasi resmi polisi tentang kesehatan mental SM.

SM ditahan oleh Polisi Bogor dan didakwa berdasarkan Pasal 156 KUHP tentang penistaan ​​agama.

Juru bicara Kepolisian Bogor Adj. Kawan Ita Puspita Lena mengatakan keluarga SM telah memberikan surat dari dua rumah sakit yang menyatakan bahwa SM memiliki riwayat penyakit mental.

Polisi akan memverifikasi pernyataan rumah sakit, kata Ita.

SM yang berusia 52 tahun ini, menimbulkan kegemparan di media sosial selama akhir pekan ketika sebuah video dirinya memasuki masjid di Sentul bersama seekor anjing menjadi viral.

Polisi mengatakan bahwa SM memasuki Masjid Al Munawaroh di distrik Babakan Madang sekitar pukul 14:00. pada hari Minggu, mengatakan bahwa dia mencari suaminya.

Baca juga : Wanita Memasuki Masjid Bogor Bawa Anjing

Banyak Muslim menganggap anjing tidak bersih atau tidak suci, terutama air liur mereka, dan sebagian besar mencoba yang terbaik untuk menghindari kontak dengan air liur anjing.

“Dalam Islam, memelihara anjing sebagai hewan peliharaan diperbolehkan untuk tujuan keamanan dan berburu, selama pemiliknya dapat menjaga kebersihan rumahnya,” tambah Yunahar.

Dalam video itu, SM tampaknya terlibat dalam pertengkaran singkat dengan sekelompok orang yang memintanya untuk meninggalkan tempat itu.

Dia menolak, mengatakan bahwa dia adalah seorang Katolik dan menuduh masjid itu menampung pernikahan suaminya yang Muslim dengan seorang wanita lain.

Yunahar meminta masyarakat untuk berhenti berbagi video di media sosial dan menahan diri untuk tidak menambahkan keterangan provokatif. QIUQIU99

“[Tindakan SM] berpotensi memicu konflik antara Muslim dan Katolik. Kami yakin bahwa umat Katolik yang berpikiran benar bahkan tidak akan berpikir untuk sengaja melakukan tindakan ofensif seperti itu, “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.