Sel. Sep 22nd, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Jokowi Hidupkan Kembali Pasukan Militer

2 min read
Jokowi Hidupkan Kembali Pasukan Militer

Jokowi Hidupkan Kembali Pasukan Militer

BERITA TERBARUPresiden Joko “Jokowi” Widodo telah menghidupkan kembali pasukan militer khusus untuk memperkuat perjuangan Indonesia melawan terorisme.

“Untuk mengatasi ancaman yang meningkat pada ideologi, kedaulatan dan keamanan negara, serta untuk melindungi semua orang Indonesia, pemerintah membutuhkan Militer Indonesia [TNI] untuk memiliki pasukan operasi khusus,” kata Jokowi.

Komando Operasi Khusus (Koopsus) diatur untuk membantu Polisi Nasional dalam operasi antiterorisme dalam kondisi tertentu. Pasukan khusus diatur berdasarkan Peraturan Presiden No. 42/2019 setelah amandemen kedua dari Peraturan Presiden No.10 / 2010 tentang organisasi TNI.

Pasukan gabungan terdiri dari personel dari tiga angkatan bersenjata TNI, yaitu Pasukan Khusus Angkatan Darat (Kopassus), pasukan khusus Denjaka Angkatan Laut dan unit Bravo 90 Angkatan Udara.

Diharapkan sangat gesit, Koopsus diatur untuk melakukan operasi khusus baik di Indonesia maupun di luar negeri untuk melindungi kepentingan keamanan nasional.

Pada tahun 2018, sebuah pengumuman tentang kebangkitan pasukan khusus dibuat setelah serangkaian serangan teroris di tanah Indonesia, yang melemparkan bangsa ke dalam keadaan paranoia.

Baca juga : Anies Baswedan Mau Jadi Presiden 2024?

Jokowi menekankan bahwa pasukan khusus akan dikerahkan hanya ketika kapasitas Kepolisian Nasional dianggap tidak memadai untuk menanggapi keadaan darurat.

“Itu berarti tindakan pencegahan jauh lebih penting daripada tindakan represif,” kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi datang beberapa hari setelah Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Presiden telah menyetujui proposal untuk menghidupkan kembali pasukan khusus, yang pertama kali dibentuk ketika Moeldoko adalah komandan TNI pada 2015.

Operasi pasukan khusus kemudian ditangguhkan di bawah kepemimpinan penerus Moeldoko Gatot Nurmantyo.

Saat bertugas, unit operasi terdiri dari 90 personel, yang akan segera dikerahkan jika diperlukan.

Komandan TNI Panglima Udara Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan TNI telah meminta anggaran sebesar Rp 1,5 triliun [US $ 106,9 juta] kepada DPR. Anggaran yang diusulkan diharapkan akan digunakan untuk membangun infrastruktur dan menyediakan peralatan pertahanan. Selanjutnya, TNI akan membangun jaringan Koopsusgab dengan pemerintah daerah untuk memastikan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok yang diduga teroris. QIUQIU99

1 thought on “Jokowi Hidupkan Kembali Pasukan Militer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.