Ming. Sep 27th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Nelayan Harus Menjaga Menangkap Kepiting

2 min read
Nelayan Harus Menjaga Menangkap Kepiting

Nelayan Harus Menjaga Menangkap Kepiting

BERITA TERKINI  – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memuji cara berkelanjutan para nelayan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah menangkap kepiting dengan menggunakan bubu karena mereka membiarkan kepiting yang ditangkap terus berkembang biak.

Susi, yang berada di Kecamatan Betahwalang, kabupaten Bonang, Demak, untuk berpartisipasi dalam ritual Sedekah Laut dengan para nelayan setempat, meminta para nelayan untuk menjaga praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan.

Selama upacara, dia pergi sekitar dua kilometer ke laut lepas pantai ke tempat ritual diadakan sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan untuk tangkapan yang baik. Setelah ritual itu ia menikmati makan di atas air bersama para nelayan.

Susi mengatakan harga rajungan (kepiting) yang ditangkap dengan bubu adalah antara Rp 75.000 dan Rp 90.000 per kilogram lebih tinggi daripada yang ditangkap dengan arad (pukat mini), yang harganya Rp 70.000 per kilogram.

“Indonesia adalah negara pengekspor kepiting terbesar ketiga dengan Amerika Serikat sebagai tujuan terbesar,” tambah Susi, menambahkan bahwa, bagaimanapun, ia meminta para nelayan untuk mempertahankan cara bijak mereka menangkap kepiting di tengah tingginya permintaan komoditas seperti di sejalan dengan upaya pelestarian spesies.

Dia juga mengatakan kepada nelayan untuk tidak menangkap kepiting betina yang lebih tua karena mereka bisa bertelur 1,3 juta telur.

Baca juga : Wanita Terlihat Seksi di Mata Kaum Pria?

Susi juga meminta para nelayan untuk menjaga kebersihan laut, khususnya limbah plastik, karena laut yang bersih akan membantu kepiting berkembang biak dengan baik. “Jika Anda terus membuang sampah plastik ke laut, nanti Anda tidak akan melihat kepiting di bubu Anda, melainkan sampah plastik.”

Statistik dari 2005 hingga 2014 menunjukkan bahwa perairan di sekitar Jawa berkontribusi 46,6 persen terhadap total produksi kepiting, terbesar di Indonesia.

Betahwalang sendiri adalah rumah bagi 670 kapal yang digunakan untuk menangkap kepiting. Dari mereka, 525 menggunakan bubu dan sisanya menggunakan arad. Kecamatan ini adalah salah satu pusat produksi kepiting terbesar di Indonesia selain dari Pemalang, Pati dan Rembang.

Kepiting tangkapan merupakan sumber penghasilan utama bagi nelayan di Betahwalang. “Saya menangkap antara enam dan 10 kilogram kepiting sekali ke laut,” kata Haris, seorang nelayan setempat. QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.