Sen. Sep 28th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Presiden Joko Widodo Memindahkan Ibukota Agar Lebih Baik

3 min read
Presiden Joko Widodo Memindahkan Ibukota Agar Lebih Baik

Presiden Joko Widodo Memindahkan Ibukota Agar Lebih Baik

BERITA TERBARURencana Presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur telah mengambil langkah cepat dengan pengumuman lokasi dan jadwal proyek minggu ini. Pada 2024, pegawai negeri harus mulai pindah ke sana.

Dia mengatakan Jakarta dan Jawa tidak lagi bisa menanggung beban mereka, yang akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Jakarta tenggelam lebih cepat daripada banyak kota metropolitan lainnya dan mengalami banjir tahunan, belum lagi ancaman yang bersembunyi dari gempa megathrust. Jokowi mengatakan salah satu alasan untuk memilih Kalimantan Timur sebagai lokasi ibukota baru adalah “keselamatan”.

Namun, bagi Jakarta, masalah dan tantangan akan tetap, jika tidak memburuk, bahkan ketika ratusan ribu penduduknya pindah ke ibu kota baru. Tanpa Presiden dan para menterinya, Jakarta akan menanggung beban berat seperti yang terjadi hari ini. Itu akan terus tenggelam, menghadapi genangan ketika hujan lebat turun, dan tetap rentan terhadap gempa berkekuatan tinggi. Kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan tumpukan sampah akan terus menjadi ciri kota ini.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan pada bulan April bahwa relokasi ibu kota, bersama dengan sekitar 180.000 pegawai negeri sipil ditambah ribuan personel militer dan polisi, hampir tidak akan mengubah kota, rumah bagi populasi 10 juta. Ada 17 juta kendaraan pribadi terdaftar yang berkeliaran di Jakarta, hanya 141.000 di antaranya adalah kendaraan pemerintah.

Banyak pegawai negeri yang bekerja untuk pemerintah pusat tersebar di Jabodetabek, yang memiliki populasi sekitar 30 juta orang. Dengan asumsi bahwa semua pegawai negeri membawa keluarga mereka ke ibukota baru, yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Jakarta hanya akan kehilangan 800.000 penduduknya saat ini. Jumlah itu tidak sedikit, tetapi tidak akan mengakhiri masalah lingkungan di Jakarta dan kota-kota di sekitarnya.

Baca juga : Rizieq Shihab: Papua Pisah, Lebih Baik Jokowi Lepas Jabatan

Relokasi kursi kekuasaan juga tidak akan menghambat pertumbuhan ekonomi Jabodetabek dan keistimewaan yang telah dinikmati selama beberapa dekade. Harga properti di Jakarta dan kota-kota satelitnya tidak akan menurun karena Jakarta akan tetap menjadi pusat keuangan, perdagangan, dan budaya negara ini. Akan sulit meyakinkan perusahaan besar untuk memindahkan kantor pusatnya dari Jakarta ke ibu kota baru.

Jakarta akan terus menjadi lokasi Bursa Efek Indonesia, pusat perbelanjaan yang glamor, pusat perbelanjaan kelas menengah yang ramai, bioskop, ruang pertunjukan seni, galeri seni dan sebagainya. Semua sekolah, universitas, dan rumah sakit terkemuka akan tinggal di Jakarta.

Kota ini akan semeriah hari ini dan memberikan peluang utama bagi mereka yang ingin mengembangkan karir mereka. Jakarta akan tetap menjadi tanah para pemimpi, dengan kesenjangan antara yang terkaya dan yang termiskin.

Untuk beberapa tahun ke depan, Jakarta akan terus menunjukkan wajahnya yang tidak ramah, meskipun remaja dan pemuda mungkin masih menganggapnya sebagai tempat paling keren untuk hidup. Jakarta dapat mengajukan tawaran kata perpisahan ke ibukota, tetapi kota ini akan baik-baik saja. QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.