Ming. Sep 27th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Balapan F1, Singapura Dengan Kualitas Udara Tidak Sehat

2 min read
Balapan F1, Singapura Dengan Kualitas Udara Tidak Sehat

Balapan F1, Singapura Dengan Kualitas Udara Tidak Sehat

BERITA TERBARUFormula Satu akan dilanjutkan dengan balapan Singapura akhir pekan ini karena kota itu sebagian tertutup abu dan asap menyapu dari pembakaran hutan dan lahan pertanian ilegal di negara tetangga Indonesia.

Tingkat kualitas udara di negara-kota itu tetap tidak sehat untuk hari kedua dengan Badan Lingkungan Nasional memperingatkan kondisi cuaca kabur dalam beberapa hari ke depan. Tetapi Ketua Eksekutif dan CEO Grup Satu Formula Satu Chase Carey mengatakan acara Grand Prix akan berjalan sesuai jadwal.

Malaysia menutup 296 sekolah di Kuala Lumpur pada Kamis, sementara 939 sekolah di negara bagian Selangor akan tetap tutup hingga Jumat, kata departemen pendidikan negara bagian dalam pernyataan terpisah. Pihak berwenang telah menutup sekitar 2.500 sekolah secara total, mempengaruhi hampir 2 juta siswa, karena Kuala Lumpur dan Kuching di Sarawak adalah salah satu kota paling tercemar di dunia.

Baca juga : Haze Menutup Sekolah Malaysia, Khawatiran Untuk F1 Singapura

Dengan ancaman kabut yang memicu lonjakan permintaan topeng, otoritas Malaysia membatasi harga untuk mencegah pencatutan. Harga masker N95 ditetapkan maksimum 100 ringgit ($ 24) per kotak, atau masing-masing 6 ringgit, menurut kementerian perdagangan domestik.

Jumlah hotspot di Indonesia melonjak menjadi lebih dari 4.000 pada hari Kamis, mengirimkan lapisan asap dan abu menyengat dari pembakaran ilegal untuk membersihkan lahan untuk perkebunan ke beberapa bagian Asia Tenggara. Sementara Indonesia telah meningkatkan upaya untuk memadamkan kebakaran, musim kemarau yang berkepanjangan telah memperburuk kabut asap dalam beberapa minggu terakhir, menyebabkan gangguan lalu lintas udara dan masalah kesehatan yang serius.

Negara ini memiliki lebih dari tiga kali lipat jumlah petugas pemadam kebakaran menjadi 29.039, ditarik dari militer, polisi dan badan mitigasi bencana dengan bantuan 44 helikopter, menurut Badan Mitigasi Bencana Nasional. Pihak berwenang telah menunjuk lebih dari 200 perusahaan dan petani sebagai tanggung jawab untuk memulai kebakaran.

Meskipun tidak ada perkiraan yang tersedia tentang tingkat kerugian akibat kabut asap tahun ini, total 2,6 juta hektar lahan terkena dampak pada tahun 2015, yang menyebabkan kerugian ekonomi Indonesia sebesar $ 15,7 miliar. QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.