Ming. Sep 27th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

PTPN Terima Pinjaman Senilai AS $ 390,6 Juta Sebagai Modal

2 min read
PTPN Terima Pinjaman Senilai AS $ 390,6 Juta Sebagai Modal

PTPN Terima Pinjaman Senilai AS $ 390,6 Juta Sebagai Modal

BERITA TERPERCAYAPerusahaan holding milik negara PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) telah memperoleh US $ 390,6 juta dalam bentuk pinjaman sindikasi dari 19 bank internasional dan domestik untuk membiayai modal kerja dan pengembangan bisnis perusahaan.

Penjabat Presiden Direktur PTPN III Seger Budiarjo mengatakan pada hari Kamis bahwa perusahaan berencana untuk menggunakan pinjaman untuk membiayai modal kerjanya dan meningkatkan kegiatan di dalam dan di luar pertanian untuk empat komoditas utama: kelapa sawit, karet, teh dan tebu.

Kegiatan di lahan termasuk pemeliharaan kesehatan tanaman, pembibitan dan pemupukan, katanya, serta penanaman kembali 4 persen dari 500.000 hektar perkebunan kelapa sawit yang dikelola. PTPN III saat ini mengelola 1,18 juta hektar perkebunan kelapa sawit di seluruh negeri. Perusahaan juga akan menggunakan pinjaman untuk mendanai perbaikan fasilitas produksinya, kata Seger, tanpa menentukan fasilitas mana di mana perkebunan atau perkebunan.

Dia mengatakan bahwa PTPN III menerima $ 200 juta awal sebagai bagian dari komitmen pinjaman pada bulan Juni, kemudian diikuti oleh tambahan $ 190,6 juta pada bulan Agustus.

Perusahaan menunjuk Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Jepang dan pemberi pinjaman swasta Indonesia Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) sebagai mandat lead arranger (MLA) dan book runner. Itu juga menunjuk Bank Kepulauan Filipina dan KEB Hana Bank sebagai pengatur utama.

Baca juga : Wajib Kunjungi, Tempat Liburan Instagrammable di Belitung!

Kepala keuangan terstruktur BTPN Rullianto Hadinoto mengatakan bahwa pinjaman sindikasi tersebut memiliki tenor dua tahun di bawah skema mengambang berdasarkan tingkat LIBOR dolar AS tiga bulan.

Meskipun mantan direktur utama PTPN III Dolly Pulungan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dalam distribusi gula, Rullianto dari BTPN mengatakan bahwa pemberi pinjaman yakin dalam praktik tata kelola perusahaan milik negara sebagai serta prospek bisnisnya.

Dia menambahkan bahwa perusahaan juga memiliki banyak potensi dalam mengembangkan perkebunan dan produk turunan kelapa sawit seperti campuran biodiesel (B20) 20 persen, serta zona ekonomi khusus Sei Mangke di Sumatera Utara.

Sementara itu, direktur keuangan PTPN III Mochammad Yudayat menambahkan bahwa perusahaan telah mengumpulkan Rp 9 triliun ($ 640 juta) – termasuk pinjaman sindikasi – dari dana Rp 15 triliun yang dibutuhkan tahun ini, sebagian besar melalui pinjaman bank.

Yudayat mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk mencari cara lain untuk meningkatkan sisa target pendanaannya.
QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.