Sen. Sep 28th, 2020

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Jika Ruu Disetujui Maka KUHP Akan Mengancam Pariwisata Bali

3 min read
Jika Ruu Disetujui Maka KUHP Akan Mengancam Pariwisata Bali

Jika Ruu Disetujui Maka KUHP Akan Mengancam Pariwisata Bali

BERITA TERKINIProtes terhadap berlalunya sejumlah RUU kontroversial menjadi undang-undang berlanjut dengan ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia berkumpul di depan kompleks Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta Pusat sejak 1 p.m.

Di antara RUU yang kontroversial adalah RUU KUHP, di mana beberapa artikel bertujuan untuk mengatur moralitas dengan mengkriminalkan, antara lain, seks konsensual antara pasangan yang belum menikah, hidup bersama, aborsi dan promosi kontrasepsi.

Di tengah kontroversi, media Australia telah melaporkan kekhawatiran tentang dampak dari RUU “larangan seks” pada wisatawan Australia ke Bali, yang jumlahnya mencapai sekitar 1 juta per tahun. Departemen Luar Negeri dan Perdagangan pemerintah Australia juga menyebutkan KUHP dalam saran resmi terbarunya untuk warganya yang bepergian ke Indonesia di situs web smartraveller.gov.au.

“Parlemen Indonesia sedang dalam proses mengeluarkan KUHP yang direvisi. KUHP ini tidak akan mulai berlaku sampai dua tahun setelah itu disahkan,” baca halaman di Indonesia yang berjudul “Hukum: KUHP yang direvisi” di situs web.

“Sejumlah besar undang-undang dapat berubah dan ini juga akan berlaku untuk penduduk asing dan pengunjung, termasuk wisatawan. Antara lain, ini mungkin melarang: perzinahan atau seks di luar pernikahan, mencakup semua hubungan seksual sesama jenis, dengan tuduhan hanya dilanjutkan setelah pengaduan oleh pasangan, anak atau orang tua, hidup bersama di luar nikah, dengan tuduhan hanya berlangsung setelah pengaduan oleh pasangan, anak atau orang tua, ‘tindakan tidak senonoh’ yang dilakukan di depan umum, dengan paksa atau dipublikasikan, menghina presiden, wakil presiden, agama, lembaga negara dan simbol (seperti, bendera dan lagu kebangsaan); menumbangkan ideologi nasional Pancasila. Hukuman mati akan dipertahankan untuk berbagai kejahatan, “tambahnya.

Secara keseluruhan, departemen ini menyarankan warga Australia untuk “sangat berhati-hati” ketika mengunjungi Indonesia.

Menyusul perkembangan ini, ketua Dewan Pariwisata Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan pada konferensi pers yang diadakan di pulau itu pada hari Senin bahwa turis Australia diketahui telah pindah dari Bali dan memilih untuk berlibur di Thailand sebagai gantinya.

“Kita harus melakukan sesuatu atau pulau itu akan kosong Oktober ini, November dan Desember,” tambahnya.

Agung Partha mengatakan ancaman hukuman penjara bagi pasangan yang belum menikah adalah salah satu masalah yang paling memprihatinkan bagi pasangan muda Australia. Dia juga khawatir bahwa itu akan digunakan oleh pesaing untuk memikat pengunjung yang jauh dari Bali.

“Ketika berbicara tentang Bali, kita tidak berbicara tentang bersaing dengan daerah lain. Bali berada dalam persaingan head-to-head dengan negara lain seperti Thailand, Malaysia dan lainnya. Itu fakta. Dan pasar Australia sedang diperebutkan, ”katanya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda “Cok Ace” Oka Artha Ardhana mengatakan laporan yang dibuat oleh outlet berita Australia tidak mengungkapkan rincian masalah tersebut.

Baca juga : Alasan Ilmiahnya, Kaum Pria Pasti Menyukai Payudara Wanita

Pasal 419 dari RUU KUHP yang direvisi menyatakan dalam Ayat 1 bahwa pasangan yang belum menikah yang tertangkap hidup bersama dapat menghadapi maksimum enam bulan penjara. Dalam Ayat 2, dinyatakan bahwa kejahatan harus dilaporkan oleh suami, istri, orang tua atau anak. Sementara itu, dalam ayat 3, disebutkan bahwa kepala desa dapat mengajukan pengaduan jika belum ada pengaduan yang diajukan oleh suami, istri, orang tua atau anak.

Cok Ace menambahkan bahwa hal seperti itu sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Cok Ace mengatakan berita itu tidak benar-benar menjelaskan kondisi yang bisa mengirim pasangan yang belum menikah ke penjara.

Pemerintah Bali sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi tentang masalah ini, yang menyatakan bahwa KUHP yang telah direvisi hanyalah rancangan dan belum diberlakukan. Ia menambahkan bahwa Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat telah sepakat untuk menunda pengesahan RUU yang direvisi.

“Karena itu, para wisatawan dan praktisi pariwisata disarankan untuk tetap tenang dan terus melakukan aktivitas mereka. Pernyataan ini dibuat untuk menghindari kebingungan yang dapat mengganggu pariwisata di Bali. “

Para pemangku kepentingan pariwisata Bali dilaporkan juga akan meminta DPR untuk menunda KUHP yang telah direvisi agar tidak disahkan menjadi undang-undang sebelum kampanye kesadaran publik yang komprehensif dilakukan.

Selain itu, bisnis pariwisata juga menuntut penghapusan beberapa artikel, termasuk Pasal 419 tentang hubungan seksual pranikah.

“Kami pikir itu sudah terlalu jauh [karena] mengganggu kehidupan pribadi orang,” dia menekankan. QIUQIU99

1 thought on “Jika Ruu Disetujui Maka KUHP Akan Mengancam Pariwisata Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2016 Beritaharian888.com All rights reserved. | Newsphere by AF themes.