Sab. Okt 19th, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Kesenian Tradisional Jawa Barat Terdaftar di Warisan Budaya

2 min read
Kesenian Tradisional Jawa Barat Terdaftar di Warisan Budaya

Kesenian Tradisional Jawa Barat Terdaftar di Warisan Budaya

BERITA TERPERCAYAPemerintah telah menetapkan 13 seni tradisional dari Jawa Barat sebagai warisan budaya takbenda sebagai cara untuk melindungi seni dari klaim negara lain.

Keputusan itu diumumkan dengan Sertifikat Penghargaan Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada sekretaris daerah provinsi Jawa Barat, Daud Achmad, selama Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di Istora Senayan di Jakarta.

Seni-seni tersebut adalah badawang, bajidoran, blenderan, benjang, cingcowong, domyak, kawin cai, panjang jimat kasepuhan Cirebon, dogdog reak, seren taun Cigugur, seren taun Banten Kidul, tari trebang randu kintir, dan tari banjet. Tjahjo mengimbau para kepala daerah untuk segera mengusulkan warisan budaya mereka kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.

“Tidak hanya budaya tetapi juga masakannya. Saya tidak ingin budaya kita diklaim oleh negara lain, “kata Tjahjo.

Secara terpisah, Daud menghargai status baru, menambahkan bahwa setiap kepala daerah di Jawa Barat harus selalu berusaha untuk melestarikan seni di daerah mereka.

Baca juga : Putra Jokowi, Si Kaesang P Lulusan SUSS, Dipuji Penghargaan

“Kami juga bersaing dengan negara lain. Kita bisa melihat bahwa banyak seni budaya di Sumatra diklaim oleh negara lain, ”kata Daud.

Pada tahun 2019, Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan 267 karya seni dari berbagai bagian negara sebagai warisan budaya takbenda. Dari 2013 hingga 2019, pemerintah telah menunjuk 1.086 seni sebagai warisan budaya takbenda.

Penamaan warisan budaya takbenda adalah melalui rekomendasi para ahli sesuai dengan Konvensi UNESCO 2003 untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda yang diratifikasi pada tahun 2007 melalui Peraturan Presiden No. 78/2007 tentang peresmian Konvensi Pengamanan Budaya Takbenda Warisan.

Tim ahli terdiri dari lima domain pada tradisi dan ekspresi lisan termasuk bahasa sebagai wahana budaya takbenda, pertunjukan seni, kebiasaan sosial, ritus dan upacara, pengetahuan dan kebiasaan terhadap alam dan alam semesta, serta keterampilan tradisional. QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *