Rab. Des 11th, 2019

BERITA HARIAN 888

BERITA TERKINI | BERITA TERPERCAYA | BERITA HARIAN

Teka Teki Granat Asap Meledak di Monas

3 min read
Teka Teki Granat Asap Meledak di Monas

Teka Teki Granat Asap Meledak di Monas

BERITA TERBARUAparat kepolisian masih menelisik granat asap yang meledak di kawasan Monas, Jakarta. Sementara pengamat terorisme dan intelijen mengungkapkan, semua pihak tahu granat asap hanya dimiliki oleh beberapa institusi berwenang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyampaikan bahwa ledakan yang terjadi di bagian sisi utara Monas diduga berasal dari granat asap. Namun, dari mana granat itu berasal, Eddy menuturkan masih melakukan pendalaman, termasuk meminta keterangan dari dua korban ledakan yang merupakan anggota TNI.

Bukan hal luar biasa

Kepolisian dan TNI akui masih melakukan pendalaman terkait kejadian ledakan granat asap di kawasan Monas selasa pagi. Pendalaman dilakukan terutama terkait asal muasal dari granat asap tersebut.

Ditanya terkait apakah kejadian memiliki hubungan dengan terorisme, Kapolda Metro Jaya sampaikan masih belum dapat menyimpulkan hal tersebut karena masih melakukan pendalaman. Ia mengimbau kejadian ini untuk tidak dibesar-besarkan. Lebih lanjut, Kapolda mengatakan bahwa granat asap bisa saja merupakan milik anggota kepolisian yang tertinggal. Senada dengan Kapolda, Pangdam Jaya juga menyebut kejadian ini bukan sesuatu yang luar biasa.

Baca juga : Idrus Mendapatkan Diskon Hukuman Penjara

Granat hanya dimiliki beberapa institusi

Sementara itu, Pengamat Terorisme dan Intelijen dari Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Haris Abu Ulya mengatakan bahwa asal muasal granat asap yang meledak di Monas perlu didalami lebih lanjut. Haris melanjutkan bahwa perlu tim gabungan untuk mengungkap kejadian tersebut. “TNI perlu dilibatkan. Biar masyarakat percaya bahwa aksi teror demi teror itu bukan produk rekayasa,” jelasnya.

Sementara terkait kemungkinan bahwa granat asap adalah milik polisi yang tertinggal, Haris menyatakan bahwa perlu ada investigasi lebih lanjut apakah hal itu dilakukan atas unsur kesengajaan atau kelalaian. Dan tidak setiap pasukan Brimob berbekal granat asap. Harusnya segera lapor dan cari di lapangan, dan ada rentang waktu yang cukup untuk amankan barang yang tertinggal.” tambahnya.

Anggota TNI jadi korban

Ledakan granat di Monas menyebabkan dua anggota TNI terluka, yaitu Serka Fajar dan Praka Gunawan. Serka Fajar alami luka parah pada tangan kiri karena “saat memegang granat asap, dia menggunakan tangan kiri,” ujar Pangdam Jaya, Mayjen TNI Eko Margiyono saat konferensi pers di kawasan Monas.

Sementara, Praka Gunawan disebut mendapat luka ringan dibagian paha. Kedua korban saat ini tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk proses penyembuhan.

Sedang melakukan olahraga

Lebih lanjut, Pangdam Jaya menyampaikan pada saat kejadian, kedua korban tengah melaksanakan olahraga di kawasan Monas. Kedua korban yang merupakan anggota dari Mako Gartap (Garnisun Tetap) yang berkantor di Jalan Merdeka Timur disebut memang memiliki jadwal kegiatan olahraga.

Anggota TNI dari Mabes AD juga ia sebut tengah melakukan olahraga bersepeda sehingga “di kawasan Monas banyak anggota TNI yang sedang melaksanakan aktivitas berolahraga”. Lebih lanjut, Pangdam Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membagikan video korban ledakan di media sosial. QIUQIU99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *